Januari-Maret 2013, 49 Hakim Dijatuhi Hukuman Disiplin (15/4) - Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama
  1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Januari-Maret 2013, 49 Hakim Dijatuhi Hukuman Disiplin

Jakarta l Badilag.net

Selama periode Januari-Maret 2013, Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI menjatuhkan hukuman disiplin kepada 49 hakim. Mereka terdiri dari 45 hakim karir dan empat hakim ad hoc.

Berdasarkan data yang dirilis Kepala Bawas Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., pada 10 April 2013, ke-49 hakim itu dijatuhi hukuman beragam. Sebanyak 15 hakim dijatuhi sanksi berat, dua hakim mendapat sanksi sedang dan 28 hakim menuai sanksi ringan.

Secara keseluruhan, pada triwulan pertama 2013, ada 68 aparat peradilan yang mendapat hukuman disiplin. Mereka terdiri atas hakim (45), hakim ad hoc (4), panitera/sekretaris (5), panitera muda (3), pejabat struktural (2), panitera pengganti (4), jurusita (3) dan staf (2).

Dari lingkungan peradilan agama, ada delapan aparat yang mendapat hukuman disiplin. Mereka terdiri atas enam hakim, seorang Kaur Keuangan dan seorang jurusita.

Seorang Wakil Ketua PA mendapat sanksi dimutasi ke PTA sebagai hakim non-palu selama dua tahun. Seorang hakim PA juga dimutasi ke PTA sebagai hakim non-palu selama setahun. Tiga hakim PA lainnya, yang berasal dari PA yang sama, mendapat teguran lisan.

Seorang Kaur Keuangan PA mendapat sanski berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama setahun dan didemosi dari jabatan Kaur keuangan. Ia juga tidak berhak menerima sepeserpun remunerasi selama setahun.

Seorang Jurusita PA mendapat sanksi penundaan kenaikan  pangkat selama setahun. Tidak hanya itu, remunerasinya juga dipotong 90 persen tiap bulan selama setahun.

(hermansyah)

Comments   

 
# Abd. Salam PA. Sidoarjo 2013-04-15 04:24
Semoga menjadi ibroh bagi kita, sehingga kita lebih berhati-hati
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2013-04-15 04:30
Kita berdo'a kepada Allah SWT, semoga Allah SWT memberikan kepada kita sikap hati-hati dan waspada dalam bekerja di mana saja dan kapan saja. Aamiin !
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-04-15 04:29
Semoga Allah menjauhkan kita dari hukuman di dunia seperti yang diterima 49 hakim tersebut!
Dan lebih dari itu, semoga DIA menjauhkan kita dari hukuman-Nya di akhirat yang sangat pedih!
Segeralah bertobat wahai Saudaraku!
Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat!
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Alimuddin M. PA.Denpasar 2013-04-15 04:43
penyesalan memang selalu datang belakangan, maka marilah kita selalu memperbaiki diri dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya!
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Hamba ALLAH PA.Pkc Riau 2013-04-15 04:53
Bagus, pecat jika terbukti bersalah, MEMALUKAN.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Datuk- cpns PA Marisa 2013-04-15 04:59
semoga Allah menjauhkan kita dari sanksi yang diberikan badan pengawas MARI

berdedikasi tinggi dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab, serta mengikuti peraturan dan tidak melanggar norma yang berlaku, mungkin itu adalah salah satu cara agar kita semua terhindar dari sanksi tersebut,

semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada kita semua, Amin Allahumma Amin.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Khairil Jamal MS.Mrd. 2013-04-15 05:03
Dengan sanksi tersebut hendaknya membuat efek jera bagi yang di kenakan sansi dan pelajaran bagi yang lain.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# panti yang teraniaya 2013-04-15 05:08
seberat apapun hukuman itu, tapi kalau orang yang dijatuhi hukuman, sudah dan sering berbuat salah, tetapi tidak ada efeknya, dan kenyataannya, masih ada saja yang berbuat tidak baik, celakanya, satu orang berbuat, banyak orang yang kena getahnya, buktinya kenaikan tunjangan kenerja, dan tunjangan jabaatan panitera Pengganti sampai sekarang gak jelas juntrungannya, dan semakin tragis lagi nasibnya Pegawai, terlebih khususan ila Panitera Pengganti, kenaikan gaji yang 7% saja sampai sekarang gak jelas, malah keduluan harga bawang putih dan har cabe yang naek, dan konon katanya harga bawang putih dan harga cabe gak pake keppres mapun kepmen, toh tetap saja bisa naek tul gak bro
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# sabar 2013-04-15 05:11
' sampai kapanpun yang namanya pelanggaran tetap ada baik hakim maupun pegawai kecuali ahlak dan moral setiap pegawai atau hakim sudah baik maka peradilan yang agung sebagaimana di cita-citakan MA pasti akan terwujud'
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# andi muliany hasyim 2013-04-15 05:22
Semoga Allah senantiasa melindungi kita dan memberikan yang terbaik dan jauh dari hukumanNYa yang amat pedih, amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# abdullah berahim, pta palu 2013-04-15 05:26
INNA LILLAHI WAINNA ILAIHI RAAJI'AN, ITULAH MUNGKIN UCAPAN YG PATUT KITA SAMPAIKAN KPD KAWAN2 KITA YG TERKENA SANKSI ITU. MEREKA ITU SEBENARNYA SDH TAHU ATURAN KALAU BERBUAT SESUATU YG MELANGGAR ATAU DI LUAR ATURAN YG ADA, ADA SANKSINYA. MUDAH2AN KARENA KHILAF SAJA, BERARTI KE DEPAN TIDAK AKAN MENGULANGINYA. TAPI KALU MEMANG SIFATNYA BEGITU, ATAU SDH WATAK, MEREKA AKAN BERBUAT LAGI, WALAU DG CARA ATAU BENTUK LAIN DG TUJUAN YG SAMA. DAN MUDAH2AN BAGI KITA DAN KAWAN2 LAINNYA TIDAK TERKONTAMINASI, TETAP ISTIQAMAH DI JL YG BENAR. AMIIIN
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# rosmawardani pta medan. 2013-04-15 05:46
hendaknya
berniat bekerja dengan ikhlas,doa kita selalu semoga Allah senantiasa menunjuki ke jalan yang benar.amien.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Nursal-PA.Sawahlunto 2013-04-15 05:51
na'ubillah min zalik..wa mau'izhah buat kita
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ISKON PTA GTLO. 2013-04-15 05:53
Hancur...hancur ...hancurlah hati orang-orang yg tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT melalui pemerintah dengan tunjangan yang begitu tinggi tp masih melanggar aturan yg berujung kepada hukuman. Wahai para aparat penghianat bangsa, sadarlah.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# zulkifli ijoel pa dumai 2013-04-15 06:01
Semoga menjadi perhatian kita, agar senentiaa selalu berjaga diri dan berhati-hati dalam menjalankan tugas-tugas yang telah diamanahkan kepada kita....Aamin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Yakin PTA Mataram 2013-04-15 06:02
SUBHANALLOH, Kok bisa wong peradilan agama.....ya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Nanang MR 2013-04-15 06:03
1 PA 5 hakim, waduh rekor itu, sayangnya rekor buruk :oops:
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# YB DLMT 2013-04-15 06:42
Dunia peradilan sudah disorot terus menerus, kode etik sudah disosialisasika n, masih juga ada pelanggaran. terrrrlaluu.... .semoga hakim-hakim lainnya menghindari pelanggaran.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# cikbasir 2013-04-15 06:44
sayang tidak dinyatakan apa saja kesalahan mereka, sebaiknya dikemukakan apa yg mereka lakukan yang dianggap melanggar...aga r bisa jadi pelajaran.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# RS.MS.Aceh 2013-04-15 07:03
Mari bekerja sesuai dengan aturan semoga kita akan terhindar dari perbuatan yang tercela.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Al Fitri - PA Manna 2013-04-15 08:00
harus dilihat penyebabnya dan harus dicarikan jalan keluar sehingga tidak ada lagi yg lain kena sangsi ...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ambo Asse, HATI Banjarmasin 2013-04-15 13:02
Frifessi penegak hukum pada dasarnya sebagai wakil Tuhan, maka harus bersih, jadi wajar kalau pimpinan mengambil kebijakan kalau ada yang kotor dicuci dulu dengan non palu, teguran lisan bahkan kalau perlu karena tidak bisa dicuci lagi maka sebaiknya ditong sampakan saja. meskipun kita kasihan tetapi dia sendiri tidak mengasihani dirinya.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M.Yusuf PA Kendari. 2013-04-15 23:26
Semoga Allah Swt.menjauhkan kita semua dari hal-hal yang tidak menyenangkan itu.amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Pa. Yadi. PTA, Ambon 2013-04-15 23:42
Sangsi terhadap aparat peradilan yg telah dijatuhkan kpd masing-masing pejabat sesuai dgn tingkat pelanggarannya diapresiasi oleh jajaran lembaga peradilan. Harapan kt semoga dgn sangsi yg diterima dijalankan dgn penuh keikhlasan,dan dgn demikian dpt menjadi efek jera dan tdk lagi melakukan pelanggaran dikemudian hari.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# adi 2013-04-15 23:46
sebaiknya di jelaskan penyebanya ada sanksi.trim
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Asri Damsy HT Ms.b Aceh 2013-04-15 23:56
Memang sangsi tegas perlu diterapkan kalau mau maju. Saya mendukung sangsi yang yang diterapakan petinggi kita di Mahkamah Agung
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Muslih PA Medan 2013-04-16 00:25
Hendaknya diekspos saja jenis kesalahannya agar publik mengetahui, begitupun untuk pegawai mikir-mikir: apakah lanjut kerja dg merubah sikap, atau minta peisun aja :D :-)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# AHP - MS Aceh 2013-04-16 00:25
Saya ingin mengutip syair lagu yang berjudul "Cukuplah sudah". Semoga daftar ini adalah daftar terakhir bagi Hakim dan pegawai lainnya yang mendapat sanksi. Mari kita berfikir untuk fokus bekerja karena Hakim telah mendapat penghasilan yang signifikan.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# panti yang teraniaya 2013-04-16 00:31
dihukum saja belum cukup mas bro, apalagi kalau cuman dimutasi atau di non palu percuma, malah kemungkinan penyakitnya bisa menular/dan dituralkan kepada hakim/pegawai yang laen,kalau perlu dicecat saja sekalian, sebab kalau sudah sampai ke Bawas MA, artinya penyakitnya sudah gak bisa diobati lagi sebab dah sampai stadium 10, dan obat yg paling mujarab dan ampuh yaaa di amputasi saja (ups salah)di pecat tanpa pensiun,
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# slamet bisri bangkalan 2013-04-16 00:41
sering bercerminlah kalian agar menjadi yang lebih baik dari sekarang, ungkapan itu sangatlah cocok kita jadikan pengingat agar kita selalu mawas diri, tanya diri kita, apa yang kita cari, untuk apa hidup ini, dan kemana kita nanti akan pergi, selamat berjuang menjadi aparat peradilan yang diridlai Ilahi, semoga sukses, amien.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M.khotib PTAJK 2013-04-16 00:50
Marilah kita syukuri keserjahteraan kita dan kita hindari keinginan bertemu/berhubu ngan dengan pencari keadilan kecuali petugas dilapanganpun harus menghindari hal yang negatif dengan pencari keadilan, sebab sekecil apapun keinginan kita untuk bertemu dengan pencari keadilan pasti kita mengharap-harap dari pencari keadilan tersebut. Mungkin berat awal-awalnya tapi Insya Allah kalau niat kita baik Allah akan memberi petunjuk kita. Amiiiin.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# rofiq pasby 2013-04-16 01:07
Ya Alloh antal ghofur ighfirlahum, wahdihim ilas subulus salam wa shirothokal mustaqim shirothol ladzina an'amta 'alaihim ghoiril mghdlubi 'alaihim waladldlollin,a min
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ida pta babel 2013-04-16 01:23
Dengan niat yang baik Insya Allah, Allah memberikan yang terbaik bagi hambanya ,olehkarenanya mari qt syukuri apa yang diterima semoga saja menambah keberkahan dalam hidup.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Nadimah PA Bkl 2013-04-16 01:58
Kenyataan ini kita jadikan sebagai cermin dan pelajaran bagi kita semua, agar kita selalu waspada dan lebih berhati-hati lagi dalam segala hal, baik dalam bersikap, berbuat dan berperilaku selaku seorang hakim dimana saja kita berada, semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita di jalan yang benar, amin.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M.Kahfi PA. Klaten 2013-04-16 03:44
Semestinya kita sudah banyak belajar dari kasus-kasus yang merupakan pengalaman masa lalu, sehingga untuk ke depan harus lebih berhati-hati dalam melangkah dan bekerja
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M.Chanif PTA Banten 2013-04-16 04:28
Kita sebagai aparat peradilan semestinya harus bersyukur dengan ditambahnya kesejahteraan kita, malu rasanya kalo kita tidak dapat menunjukan peningkatan kinerja, sesuai tambahnya kesejahteraan itu, apalagi kalao masih ada yang tega mencoreng muka yang selama ini masih belum bersih dari coreng moreng yang dituduhkan masyaraakat pencari keadilan kepada aparat peradilan.
Bagi yang tidak punya malu masih melakukan pelanggaran, maka sudah sdepantasnya menerima panismen yang menghinakan, supaya jadi pelajaran bagi yang lain.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ismail Paisuly 2013-04-16 05:03
Setuju dgn penjatuhan hukuman/sanksi atas pelanggaran tg dibuat para hakim dan aparat MA lainnya. Menurut saya sanksi atau hukuman yg diberikan kepada ybsp(elanggar) jagn sekedar saja alias cuman main-main, tapi hrs serius dan setegas mungkin jika terbukti melakukan pelanggaran, dan jika perlu jgn dikasihani untuk dipecat dgn tdk terhormat dari pegawai/hakim MA. Kenapa sy katakan demikian karena mereka yg membuat kesalahan tapi akan mencoreng nama baik kita semua warga peradilan/insti tusi MA. Sakit rasanya!, malu rasanya! jika diorbit di media massa seorang pejabat MA (hakim) misalnya, tertangkap tangan menerima suap, memeras para pihak, kurupsi atau lainnya. Sungguh memalukan. Kita sudah dihargai negara dgn tunjangan yg tinggi dan remunirasi yg layak, kok masih "rakus bin tamak lagi?" Nauzdubillahi minzalik! Maaf kalo komen sy kasar, tp itu sesungguhnhya kata hati saya.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# laila pa tabanan 2013-04-16 06:16
naudzubillahi min syarri dzalik.. untuk lebih sempurnanya bahan ibrah ini alangkah baiknya kalau pelanggaran yang dilakukan diuraikan, agar tidak ada lagi yang mengikuti jejak-jejak keburukan tsb.. semoga Allah senantuiasa membimbing kita pada jalan yg lurus, amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# daswir tanjung 2013-04-16 06:17
Dalam suasana sekarang, dengan gaji yang lumayan besar dan juga remon yang diterima oleh karyawan, masih banyak yang melakukan penyimpangan,ak ibatnya diberikan hukuman baik ringan, sedang bahkan ada yang berat dan bagi Hakim yang lain patut dijadikan pelajaran, kalau tidak bisa dibina lebih baik dibinasakan sekaligus, bagi petinggi MA ke depan patut memelih untuk menjadi pimpinan Tingkat pertama dan tingkat banding wajib memperhatikan tred record yang bersangkutan, itu gunanya dilakukan fit and propert test, termasuk yang dilihat jejak karir yang bersangkutan, kalau tred recordnya sudah menyimpang, sudah tidak layak diangkat menjadi pimpinan, sekarang sudah harus dibuang karena kedekatan, karib kerabat, diutamakan kualitas diri, kualitas akhlaq dan kualitas hukum acara dalam praktek.kita tunggu ada perbaikan demi mengapai peradilan yang agung dan dihormati.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# A. Mahfudin PA Tanggamus 2013-04-16 06:19
Dengan bekal iman dan takwa, insya Allah kita terhindar dari sanksi tersebut, amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2013-04-16 07:24
:-) Jangan ikuti masuk lobang, sekalipun sekecil lobang jarum.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# hamba Allah 2013-04-17 04:41
Memang sudah saatnya bagi Mahkamah Agung untuk menindak dan menghukum aparat peradilan yang melakukan kesalahan, sesuai dengan kesalahannya tanpa pandang bulu dan tidak usah memperhatikan kedekatan hakim tetrsebut dengan para petinggi di Mahkamah Agung, agar Mahkamah Agung tambah berwibawa dan bersih dari ornag-orang yang mental dan akhlaknya rusak. Lebih-lebih meraka yang diangkat sebagai pucuk pimpinan atau unsur pimpinan di salahsatu Pengadilan, baik PN, PA, Tata Usaha Negara maupun Peradilan militer, karena akan sangat berdampak besar dalam kepemimpinannya . Mudah-mudahan MA, khusus BADILG, agar mengangkat orang-orang, baik unsur pimpinan, Hakim, panitera maupun karyawan yang lain, harus betul-betul memperhatikan moral dan akhlaknya, disamping kemampuan dlam keilmuan secara komprehensif. Karena terus terang dilingkungan Peradilan Agama masih banyak para Pejabat baik itu ketua, wakil ketua, ataupun pejabat lainnya, masih didomonasi oleh orang-orang yang kedekatanya dengan petinggi Badilag, karena orang-orang yang jauh dengan para petinggi badilag atau MA, meskipun layak dari berbagai segi, sangat sulit untuk dipromosikan dengan berbagai alasan. semoga analisa ini, tidak terlalu jauh dengan kenyataan....
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ilman Hasjim, PA Andoolo 2013-04-17 11:36
Peradilan Agama harus jadi contoh yg baik dan selalu terdepan,,, Di mana saja, kapan saja, dan dalam hal apa saja...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ilman Hasjim, PA Andoolo 2013-04-17 11:36
Peradilan Agama harus jadi contoh yg baik dan selalu terdepan,,, Di mana saja, kapan saja, dan dalam hal apa saja...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Mukhtar Gani PA Watansoppeng 2013-04-18 00:26
mari kita jadikan pelajaran agar terhindar dari hal-hal yang bisa kita mendapat hukuman dengan mensyukuri apa yang ada.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# LA HATI- PTA MALUT 2013-04-18 00:58
SEMAKIN TINGGI SEBUAH POHON SEMAKIN BESAR PULA ANGIN YANG DIDAPATKAN, JADI MNGGA SALAH JIKA PENDAPATAAN SEMAKIN TINGGI SEMAKIN BESAR JUGA KAMAUANNYA UNTUK MENGGAPAI MATAHARI....... . SUNGGUH SANGAT WAJAR........ SIAPAPUN ORANGNYA..... JANGAN PILIH KASIH...... SEPENDAPAT UNTUK SEKARANG HAKIM ATAU PNS DIBAWA MA.UNTUK JENIS HUKUMAN 1 DAN 2 TIDAK DIBERLAKUKAN BERDASARKAN PP 53/2010 AKAN TETAPI LANGSUNG AJA DIPECAT JIKA TERBUKTI APALAGI TERTANGKAP TANGAN.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Razak 2013-04-18-10.30 2013-04-18 03:04
wahai para ketua para wakil ketua para hakim para panitera para jsp para pp anda sudah punya kode etik masing-masing , ma kainya bacalah dan patuhilah kode Etik ter sebut dengan penuh kesadaran dan keikhlas an sehingga bapak-bapak ibu-ibu tidak salah bertindak
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Razak 2013-04-18-10.30 2013-04-18 03:10
Wahai para Hakim para panitera para panite ra -pengganti para jurusita para jurusita pengganti kita semua sudah mempunyai Kode Etik dasn prilaku Hakim dan Panitera maka hendaklah pelajarilah dan amalkanlah kode Etik tersebut dengan penuh kesadaran dan ke ikhlasan agar kita selamat dalam menja lankan tugas dan jabatan yang kita emban bersama
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Razak 2013-04-18-10.30 2013-04-18 03:17
Wahai para Hakim para Panitera Para Pani tera Pengganti para Jurusita Para Jurusita pengganti hendaklah patuhi semua aturan- aturan dan Kode Etik masing-masing agar anda selamat dalam menjakankan tugas sampai purna bhakti jangan kena sangsi hukuman di tengah perjalana tugas malu dengan masyarakat luas
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ridhwan Ms.jantho 2013-04-18 06:42
semoga menjadi jera bagi yang di jatuhi sanksi dan menjadi pelajaran serta lebih berhati-hati bagi yang lainnya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Januar PA Rantauprapat 2013-04-22 05:37
sepakat untuk ditindak tegas
semoga yang lainpun jadi jera
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# #Nazchan PA Jakpus 2013-04-23 11:45
Yang dikenai saknsi, ikhlas menerima dan sadar dengan kesalahan. Masa depan masih panjang kesempatan untuk berbuat lebih baik masih banyak, tak ada dosa yang tak dimapuni sepanjang ada kesadaran.
Bagi yang lain tentu ini dijadikan pelajaran.
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Security code
Refresh

Login Pengguna

Statistik Pengunjung

1460476
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Bulan lalu
Semua waktu
87369
125043
87369
1373107
1460476

IP Anda: 54.90.225.129
Server Time: 2014-10-01 18:16:27

 

 

Pembaruan MA