Kamis, 17 Mei 2012 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
Daftar LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet

RSS Feeder





Login Intranet



Online Support

 
 
 
 



FOKUS BADILAG

BUKU ELEKTRONIK : Sebuah Penilaian atas Website Pengadilan tahun 2011 (e-book version) | (14/05)
PENGUMUMAN : SE Pembinaan Hisab Rukyat April 2012 | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Hukum Ekonomi Syari'ah ke Arab Saudi | (10/5)
PENGUMUMAN : Daftar 40 Nama Calon Peserta Diklat Ekosyar, Saudi Arabia, Angk. Ke-2 | (04/05)
PENGUMUMAN : Rumusan Bimtek Kompetensi Hakim PA Angkatan II dan III Tahun 2012 | (24/04)
PENGUMUMAN : Publikasi Informasi Perkara | (23/04)
PENGUMUMAN : Hasil Diskusi Forum Bahasa Arab (MLA Episode III) | (20/4)
PENGUMUMAN : Surat Pengembalian Peserta dan Rumusan Bimtek angkata I | (4/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun Anggaran 2012 | (3/4)




Kado Tahun Baru 2012 Untuk Peradilan Agama | (3/01/2012) PDF Cetak E-mail
Selasa, 03 Januari 2012 12:07

 

Kado Tahun Baru 2012 Untuk Peradilan Agama

*

Pagi hari Ahad, 1 Januari 2012. Saya bersama isteri sedang bersiap-siap untuk pergi ke Bandung. Hp saya berkali-kali berbunyi tanda ada sms masuk. Saya tidak begitu menaruh perhatian  terhadap masuknya sms-sms itu, sehingga saya asyik terus melakukan persiapan pemberangkatan. “Paling sms ucapan selamat tahun baru”, pikir saya.

Dan memang benar, sejak semalaman, bahkan sejak satu hari sebelumnya, banyak sms ucapan selamat tahun baru masuk ke hp saya. Saya senang menerima sms itu dan saya selalu berusaha membalasnya. Hanya saja pagi itu, saya belum sempat membalas satupun ucapan tahniah yang diterima dari kawan-kawan se Indonesia. “Nanti saja sekaligus membalasnya kalau waktu senggang”, kata saya dalam hati.

Setelah  semua persiapan untuk berangkat ke Bandung beres, dan setelah pamit kepada anak-anak dan Bi Ai, yang membantu kami di rumah, saya dan isteripun, berdua, lalu masuk mobil, siap untuk berangkat.

Saya hidupkan mobil, lalu saya biarkan beberapa saat agar mesinnya panas. Sambil menunggu memanaskan mobil itu saya buka hp untuk melihat sms-sms yang masuk. Ada beberapa sms baru, antara lain dari Bu Dewi KPN Stabat, Pak Daswir PTA Bandung, Bu Diana Kepala Biro Pimpinan Mahkamah Agung dan lainnya.

Sms-sms itu, selain maksudnya mulia, untuk mengeratkan tali silaturahmi, juga kata-katanya indah. Saya sangat menyukainya dan sangat berterima kasih kepada para pengirimnya.

Namun sayang, begitu saya sampai di Bandung, 2 jam kemudian, langsung ke Lapangan Gasibu untuk melihat pasar rakyat mingguan, yang sangat ramai dikunjungi banyak orang, eh saya kena musibah. Hp saya ada orang yang “menyenangi”nya, lalu mengambilnya tanpa izin dan tanpa sepengatahuan saya, dari saku saya. Inna lillah.

Tapi tidak apa-apa. Mudah-mudahan, orang itu cepat tobat dan diampuni Tuhan. Namun, saya sangat kecewa. Bukan karena hilangnya hp itu, tapi karena kata-kata indah yang ada pada sms yang dikirim kawan-kawan itu ikut raib juga. Yang lebih kecewa dan menyesal lagi adalah saya belum sempat membalas sms-sms tahniah itu. Oleh karena itu, saya mohon maaf kepada kawan-kawan yang telah mengirim sms itu.

**

Di antara sms yang sempat saya lihat sebelum berangkat ke Bandung, adalah sms yang dikirim oleh Cate Sumner dari Sydney.  Sms ini menjadi salah satu sms yang istimewa, bukan hanya istimewa bagi saya pribadi, tapi juga bagi peradilan agama.

“Happy New Year 2012 to you and your family, Pak Wahyu”. Itulah kalimat pertama yang Bu Cate tulis dalam smsnya. Mungkin kalimat itu biasa-biasa saja. Dan itu hanya berkaitan dengan pribadi saya dan keluarga. Tidak ada istimewanya bagi institusi.

Tapi kalimat berikutnya menyangkut institusi. Dan, inilah yang saya anggap sebagai kado Tahun Baru 2012 buat peradilan agama. Bu Cate, dalam smsnya itu, menginfokan bahwa artikel yang merupakan ringkasan buku tentang reformasi di lingkungan peradilan agama, “Courting Reform”, yang Bu Cate dan Prof Tim Lindsey tulis, telah dipublikasikan pada International Journal of Court Administration  dan dapat dilihat pada situs IACA (International Association for Court Administration).

Saya senang campur penasaran, ingin segera melihat artikel dalam jurnal internasional itu. Akhirnya sebelum berangkat itu, saya pamit sebentar kepada isteri untuk membuka dulu situs IACA melalui Lifebook yang selalu setia menemani saya, sambil menunggu memanaskan mobil.

Benar juga. Artikel yang berjudul sama dengan judul bukunya, “Courting Reform: Indonesia’s Islamic Courts and Justice For The Poor”, itu dimuat pada Jurnal Internasional untuk Administrasi Pengadilan, edisi Desember 2011.

Jurnal yang terbit dua kali setahun sejak 2008 ini menampilkan tulisan-tulisan berkaitan dengan sistem peradilan yang profesional dan pengalaman inovatif penyelenggaraan peradilan, di bidang administrasi dan manajemen, dalam sistem “common law”, kontinental dan Syari’ah, dari seluruh dunia.

IACA, penerbit jurnal ini, merupakan asosiasi para administrator peradilan dari seluruh dunia, yang markasnya berkedudukan di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.  Asosiasi yang didirikan tahun 2005 ini telah menyelenggarakan 4 kali konferensi internasional dan 3 kali konferensi regional.  Para profesional dari sekitar 100 negara telah terlibat dalam konferensi ini.  Badilag sendiri telah diundang untuk mempresentasikan pengalaman pelaksanaan program “access to justice” dan “justice for the poor”, pada konferensi internasional terakhir di Istanbul (2009), dan konferensi regional terakhir di Bogor (2011).

Di samping menyelenggarakan konferensi profesi dan penerbitan jurnal, asosiasi ini juga melakukan pelatihan di bidang administrasi dan manajemen peradilan, dan juga menyediakan narasumber yang terdiri dari hakim, menejer pengadilan dan pejabat pemerintah lainnya untuk membantu mengevaluasi dan meningkatkan kualitas sistem peradilan.

 

***

Artikel yang merupakan ringkasan buku itu, walaupun hanya 14 halaman –bukunya sendiri terdiri dari 69 halaman, red-, esensinya sama dengan bukunya. Bahkan, walaupun hanya menjadi 14 halaman, artikel ini dilengkapi juga dengan data baru mengenai statistik perkara secara nasional 10  tahun terakhir dan pelaksanaan pelayanan perkara prodeo, sidang keliling dan posbakum.  Bu Cate menjadikan makalah saya waktu Konferensi Regional IACA di Bogor (Maret 2011) dan waktu Rakernas MA-RI (September 2011) sebagai rujukannya.

Melihat dipublikasikannya artikel yang menceriterakan kemajuan peradilan agama, yang ditulis orang asing berkaliber internasional, pada jurnal internasional, yang diterbitkan sebuah asosiasi peradilan tingkat internasional, hati saya senang sekaligus khawatir.

Senang karena orang lain sangat menghargai prestasi kawan-kawan di peradilan agama. Senang karena publikasi itu bisa menjadi motivasi seluruh jajaran peradilan agama. Senang pula jika peradilan agama bisa dikenal oleh kalangan yang lebih luas karena hal-hal yang positifnya.

Rasa senang itu campur dengan rasa khawatir. Khawatir jika apa yang ditulis dan dipublikasikan pada jurnal internasional itu justru hanya nampak di permukaannya saja. Khawatir jika apa yang terjadi sebenarnya di lapangan, justru sebaliknya. Khawatir masih ada atau bahkan banyak yang dirasakan masyarakat pencari keadilan sebaliknya dengan tulisan di artikel itu.

Dalam artikel itu, peradilan agama disebutkan sebagai  pengadilan yang sukses, transparan, tidak korup, perhatian terhadap masyarakat miskin, dan hal-hal positif lainnya, eh… tahu-tahu, masih sering terjadi adanya pungutan liar, penyampaian salinan putusan dan akte cerai yang sering terlambat, profesionalitas rendah, websitenya tidak up date, biaya perkara tidak jelas dan sebagainya. Bagaimana kalau itu terjadi?

Itulah kekhawatiran saya, sebagai pihak yang secara struktural paling bertanggung jawab dalam pembinaan peradilan agama se Indonesia ini.

Oleh karena itu, dalam hati saya berkata. Bisakah di tahun baru ini, saya berbuat lebih baik lagi dalam memberikan motivasi kepada kawan-kawan? Bisakah saya mendorong peradilan agama untuk meningkatkan pelayanannya? Bisakah saya, memberi rasa keadilan kepada seluruh aparat peradilan agama terkait dengan kesejahteraan, peningkatan karir dan pemenuhan hak-hak mereka? Bisakah saya untuk bersikap dan bertindak lebih baik lagi sehingga menjadi panutan kawan-kawan? Bisakah …?.

Memang berat. Tapi saya optimis. Dengan modal soliditas yang tinggi dari kawan-kawan, kebanggaan terhadap institusi yang telah tertanam, semangat maju yang tak kunjung padam, dan fasilitas yang relatif lebih baik dan lengkap dibandingkan masa silam, saya yakin, pasti bisa.

Saya juga yakin, kawan-kawan di  peradilan agama se Indonesia bisa memanfaatkan “Kado Istimewa Awal Tahun 2012” dari  IACA, Bu Cate dan Prof. Tim ini. Kado itu menjadi pelecut untuk maju, kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan kepada pencari keadilan.

Saya juga yakin, kawan-kawan di peradilan agama akan istiqomah, qona’ah dan tetap memelihara akhlaqul karimah dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tahun 2012 ini.

Dengan demikian, apa yang ditulis oleh Bu Cate dan Prof Tim sebagaimana dipublikasikan pada Jurnal Internasional Administrasi Peradilan, Desember 2011, yang menyatakan bahwa peradilan agama adalah peradilan yang sukses, paling terbuka, bersih, efisien serta mengembangkan akses kepada keadilan bagi orang miskin, masyarakat terpencil dan perempuan, benar adanya. Dan kita, perlu terus mempertahankan dan meningkatkannya.    Kalau tidak, malulah kita.(WW).

 

TanggalViewsComments
Total94646
Kam. 1720
Sel. 1510
Ming. 1360
Jum. 1130
Sel. 0810
Sen. 0760
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Suhadak Mataram 2012-01-03 12:44
Agar kinerja 2012 lebih baik sbg warga PA bertekat tuk meningkatkan pelmas jgn sampai yg menjadi kekhawatiran pak Dirjen bisa terjadi, spt Pungutan Liar, Salput dan Akte Cerai lambat, profesionalisme rendah, website tdk up date. pencapaian 2011 telah diakui semua kalangan, jangan puas dg pencapaian mari terus kita tingkatkan, Perjuangan perlu pengorbanan waktu dan materi semua demi Ridho ilahi.
Reply
 
 
# Arief Jauhari, PTA Yogya 2012-01-03 13:02
Bismillah. Insya Allah apa yang sudah dibangun oleh Bapak Dirjen demi Peradilan Agama akan lebih baik dari tahun ke tahun. Dua tahun yang sewaktu 'hadir' di Badilag saya mendengar sendiri filosofi yang dikatakan Pak Dirjen dalam membangun sesuatu tidaklah berdasar individu, melainkan berdasar sistem. Sehingga perjalanan tidak terhenti, atau malah mundur karena absennya pimpinan. Saya yakin, sistem pengkaderan berdasar merit system di lingkungan peradilan agama juga sudah dibangun Dirjen berdasar right man in right place. Sehingga dalam jangka panjang, selalu ada hal-hal positif baru dari peradilan agama yang dimunculkan olehSDM2 baik.. Seperti lagu Metallica.. "Everyday for us something is new. And nothing else matters..."
Reply
 
 
# Asep Saefudin M,SQ pa kab. kediri 2012-01-03 13:20
Insya Alloh apa yang dikatakan Bu Kate dan Prof. Tim bisa dipertahankan dengan syarat nawaitu lillahi ta'ala "KHIDMATAN WA TA'ABBUDAN" -kita patrikan niat yang lurus melayani para pencari keadilan - yang notabene kebanyakan orang tidak mampu- dan kita niatkan sebagai bentuk ibadah/pengabdian kita kepada Alloh SWT.
Ya Allah, menyongsong tahun 2012 ini, luruskanlah hati kami waga PA di seluruh negeri ini untuk melayani mereka yang membutuhkan, dan kuatkanlah iman kami, amiin ya robbal'aalamiin.-
Reply
 
 
# Burnalis PA Batusangkar 2012-01-03 13:35
insya Allah. mudah2an tidak mengecewakan pak Dirjen, selmta n sukses selalu buat pak Dirjen dan lembaga Peradilan Agama seluruh Indonesia
Reply
 
 
# Masrinedi-PA. Painan 2012-01-03 13:44
Alhamdulillah, Kado Tahun Baru 2012 untuk PA oleh Bu Cate dan Prof Tim sebagaimana dipublikasikan pada Jurnal Internasional Administrasi Peradilan, Desember 2011 adalah suatu pengakuan dan atensi internasional buat BADILAG yang mesti kita sikapi dengan sikap syukur atas capaian dan sikap lebih khawatir akan seandainya itu hanya baik 'dikemasan saja'. Semoga saja Tidak begitu. Tapi Luar Dalam bagusnya. Insya Allah, kita yakin Pasti Bisa. Tentunya Komitmen dan Persepsi yang sama harus dan mesti dibangun di jajaran BADILAG dari Level atas sampai ke bawah agar 7 Program Prioritas Pembaruan Peradilan Agama terwujud. 1. Penyelesaian Perkara; 2. Majemen SDM 3. Pengelolaan website 4. Pelayanan Publik dan Meja Informasi 5. Pengawasan 6. Implemntasi SIADPA 7. Jaustice fo All. Semoga di tahun 2012 lebih gencar dan Move lagi issue Program Prioritas ini diGAUNGkan sehingga RB MA.RI menjadi segera terwujud. AMin ! Lewat media Comment ini, Kami warga PA Painan mengucapkan "Selamat tahun baru 2012 buat Bapak Dirjen Badilag dan semua warga Badilag, semoga di tahun ini Raihan dan capaian prestasi Badilag dan kita warganya semakin bagus dan MENDUNIA. Amin !"
Reply
 
 
# Muh.Hasbi-Bantaeng 2012-01-03 13:56
kami di daerah siap mendukung untuk menjadikan peradilan agama yang sukses, terbuka, bersih, efisien dan profesionalsme...smoga pak Dirjen tetap diberi kekuatan dan kesehatan sehingga waktu yg masih ada dalam pengabdian ini senantiasa membawa berkah bagi warga peradilan dan menjadi amal jariyah yang tak terlupakan. amin
Reply
 
 
# Rusdi PTA Smd 2012-01-03 14:17
semoga Pengadilan Agama pada tahun 2012 ini akan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, baik pelayanan sidang keliling, perkara Prodeo dll akan semakin memberikan kepuasan kepada pencari keadilan.
Reply
 
 
# Jasman, Kabanjahe 2012-01-03 14:43
Pertama kami ikut merasa sedih atas hilangnya HP Pak Dirjen yang begitu banyak data-data penting di dalamnya, semoga semua data-data ada backupnya, namun dibalik itu kami warga Peradilan Agama merasa bangga dengan terbitnya
Artikel yang berjudul sama dengan judul bukunya, “Courting Reform: Indonesia’s Islamic Courts and Justice For The Poor”, yang dimuat pada Jurnal Internasional untuk Administrasi Pengadilan, edisi Desember 2011. kami yakin bahwa kekhawatiran Pak Dirjen tentang aparat Peradilan yang masih berlaku curang tidak akan terjadi lagi, asalkan kita semua konsekwen untuk menjalankan segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Amin.
Reply
 
 
# Asti PTA Jakarta 2012-01-03 14:47
Dengan perjuangan yang kuat KKN dapat dibrantas, seperti kata AA Gym, mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai hari ini.Jangankan meminta, membuat cela pun TIDAK. Malu.....malu, Pak dirjen dah berjuang sejauh itu..tapi kita TIDAK berubah. Malulah kita....
Reply
 
 
# A. ZAHHRI, PA. SITUBONDO 2012-01-03 14:49
Salam hormat! Orang bijak berkata:
Janganlah Anda was-was, tapi waspadalah.
Kobarkan tekat:اعمل فوق ماعملوا
Reply
 
 
# Masrinedi-PA. Painan 2012-01-03 14:50
Kekhawatiran Bapak Dirjen merupakan PR bagi kita semua untuk mempertahankan apa yang telah ditulis Bu Cate dan Prof Tim sebagaimana dipublikasikan pada Jurnal Internasional Administrasi Peradilan, dengan semangat dan kerjasama Insyaalloh kita bisa. amin.
Reply
 
 
# Drs.Syaifuddin PA.Sidikalang 2012-01-03 14:56
Kami juga dari PA.Sidikalang menyambut gembira dan penuh antusias terhadap keberadaan situs Mahkamah Agung di dunia Internasional khususnya Badilag, dan Website PA.Sidikalang
Tahun Baru Semangat Baru :

“ Di Eropa Hujan Salju
Di sini Hujan Mencurah
Tahun Baru Semangat Baru
Menuju Mardhotillah “
Reply
 
 
# Muh.Irfan Husaini-PA. Painan 2012-01-03 14:59
Tekad kita tahun 2012 lebih baik dari tahun 2011, dengan niat dan ikhtiar Insyalloh kita bisa supaya kita termasuk kelompok orang yang ROBIH. Bersama Bapak Dirjen kita semua siap mempertahankan capaian prestasi dan meningkatkannya di tahun 2012,amin.
Reply
 
 
# Haardinal PTA Jypura 2012-01-03 15:03
Dari tapal batas bagian timur Nusantara (Jayapura) saya mengucapkan innalillah atas raibnya HP Bapak dan disenangi oleh insan yang rada egois itu. Kemudian, segenap insan Peradilan Agama tentu sangat merasa bangga atas Kado Tahun Baru 2012 yang Bapak terima untuk Peradilan Agama tersebut. Dengan Peradilan Agama go internasal, merupakan the point of start bagi Peradilan Agama untuk menjadi Peradilan yang excelent, bilamana insan peradilan tetap komit dalam bingkai intergritas. Mari kawan-kawan, bersama kita berpacu menyelaraskan hal yang dipublikasikan dengan fakta di institusi kita bekerja.
Reply
 
 
# Hermanto 2012-01-03 16:05
...Semoga Kado uapan dari Ibu Cate dan dimuatnya dalam Jurnal IACA, membuat kita selalu berkarya untuk Peradilan Agama karena sekecil apapun sumbangsih yang telah kita lakukan untuk peradilan agama nyatanya dinilai dan diamati oleh publik dalam negeri maupun luar negeri,kepercayaan kalangan internasional ini menjadi pemantik semangat kita untuk selalu berbuat yang terbaik untuk peradilan agama...kedepan...
Reply
 
 
# Syaifuddin PA Stabat 2012-01-03 20:28
Informasi Pak Direjen ini menjadi semangat bagi kami keluarga besar PA Stabat untuk berbuat lebih baik di tahun 2012, kami siap untuk berusaha sekaut tenaga agar kehatiran pak Dirjen itu tidak terjadi, setidaknya di PA Stabat. Terima kasih Pak Dirjen atas infonya
Reply
 
 
# Samsir Toona, S.HI Pa Sidikalang 2012-01-03 21:41
Kado terindah tuk jajaran peradilan indonesia khususnya peradilan agama..dan kedepannya tak menutup kemungkinan sistem peradilan kita khususnya peradilan agama bisa jadi contoh peradilan2 lain di indonesia bahkan dunia..kerjasama, kemauan dan kerja keras kitalah yg bs membuktikan itu..bismillah
Reply
 
 
# Dudung - Bukittinggi 2012-01-03 23:21
Jika Bu Cate dan Prof Tim begitu bangga dan apresiatif dengan Peradilan Agama, apalagi kita warga Peradilan Agama sendiri ... mari kita bangun dan terus berusaha agar Peradilan Agama menjadi Peradilan yang Agung. Tahun baru semangat baru.
Reply
 
 
# Aday PAJT 2012-01-04 00:33
Bravo buat p dirjen..dan simak lah bagi semua aparat PA..semangat dengan dedikasi tinggi
Reply
 
 
# H.Abd.Rasyid A, MH.PA-Mr. 2012-01-04 07:33
Membaca Pojok Pak Dirjen, Saya terkesan bahwa Pak Dirjen Badilag sangat populis dan dikenal banyak orang bukan hanya di lingkungan peradilan agama dan Mahkamah Agung, tetapi jg dikenal di mancanegara. Selamat buat P. Wahyu Widiana, semoga lebih semangat di tahun yang baru(2012) dalam memperjuangkan dan mengembangkan peradilan agama....
Reply
 
 
# maharnis Pta jayapura 2012-01-04 07:40
saya salut atas sikap pak dirjen dalam menyikapi kehilangan hpnya dengan sikap yang sangat islami, mudah-mdahan Tuhan akan membei ganti yang lebih baik lagi dan demikian pula pak dirjen sudah membawa peradilan agama menjadi go internasional semoga peradilan agama menjadi seeemakin lebi eksis lagi amin
Reply
 
 
# aisyah hr 2012-01-04 08:14
Innalillahi turut berdukacita pak atas kehilangan hpnya dan sebagai gantinya turut bersukacita pak atas kado yg bapak terima dari ibu cate.sekali lagi sukses selalu pak tuk kemajuan Peradilan.....
Reply
 
 
# Cecep Parhan/PA Smd 2012-01-04 08:15
"Al-muhafadhzatu bilqadiimi al-shalih wal-akhdzu biljadiid al-ashlah" Memelihara nilai2 lama yang baik dan mengambil/ menciptakan nilai2 yang baru yang lebih baik. Insya Allah Peradilan Agama akan selalu menjadi yang terbaik.
Reply
 
 
# Erlan Naofal 2012-01-04 08:48
di awal Tahun baru 2012, keluarga besar Peradilan Agama memperoleh kebahagian yang sangat besar dengan dipublikasikannya berbagai kesuksesan badan peradilan agama melalui International Journal of Court Administration dan situs IACA (International Association for Court Administration). Ini merupakan awal yang baik semoga kedepan kita semakin baik dan yakinlah bahwa kita akan menjadi lebih baik lagi. Insya Allah seraya mengucapkan La haula wala quwwata illa billah
Reply
 
 
# M.Yusuf Waka PA Kendari 2012-01-04 09:42
Go go go benar2 Perdilan Agama goInternasional.Semoga capaian2yg baik di Tahun 2011 semakin memicu energi positif kita untuk lebih baik di Tahun 2012(Rabih).Khawatir itu sah-sah saja,tapi ikhtiar maksimal harus dilakukan dengan berpegang kepada prisip "Never put of tiil tomorrow what you can do to day" insya Allah Peradilan Agama selulu sukses.Amin
Reply
 
 
# Hj.Khaeriyah PA.Kendari 2012-01-04 09:55
Bapak Dirjend yg sangat kami banggakan, Bapak tidak usah khawatir,dengan semangat dan nawaetu seluruh aparat Peradilan Agama insya Allah kita pasti bisa. sehingga kado 2012 dari Ibu Cate dan Prof Tim bisa kita pertahankan bahkan lebih baik lagi,dgn tetap istiqomah,qona'ah. amin, sukses dan jaya terus Peradilan Agama.
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-01-04 10:38
Tapi menurut saya teman (Ibu Khair...) kekhawatiran Pak Dirjen itu PENTING guna mengingatkan kita semua bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu kita benahi guna memenuhi dan mempertahankan penilaian POSITIF dari luar itu. Dan itu boleh dikata lebih penting daripada selalu merasa bangga dengan capaian yang sudah diraih. Memelihara/mempertahankan lebih sulit dibanding membangun dan jangan sampai nila setetes merusak susu sebelanga.
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-01-04 11:30
......"bahwa peradilan agama adalah peradilan yang sukses, paling terbuka, bersih, efisien serta mengembangkan akses kepada keadilan bagi orang miskin, masyarakat terpencil dan perempuan, benar adanya. Dan kita, perlu terus mempertahankan dan meningkatkannya."
semua yang baca pasti setuju dengan pernyataan Pak Dirjen ini, mudah-mudahan kita bisa mempertahankan kesuksesan yang sudah diraih, dan berjuang untuk lebih prima lagi, sehingga kepuasan batin didapatkan, kalau sudah didapatkan insya allah semua yang ada kita akan syukuri. lalu nasib HP-nya bagaimana?, kalau boleh usul jangan orang-orang tertentu saja yang tahu no. hap pak Dirjen, kita pun boleh dong memiliki no hp bapak, untuk lebih mengeratkan jalinan silaturahmi. tks.
Reply
 
 
# Nursal-PA Muara Bungo 2012-01-04 13:25
kado yang membahagiakan warga PA pak Dirjen... Syukran Pak Dirjen
Reply
 
 
# niray.pa.cbn 2012-01-04 15:22
Baca tulisan di atas, terharu, ikut merinding, tapi juga bahagia sekaligus tantangan buat warga peradilan agama,untuk berpacu menuju perubahan yang tak sekedar sampul belaks,amiin
Reply
 
 
# Misbah-PA.Purwakarta 2012-01-05 06:40
Semoga apa yang telah di capai oleh Pengadilan Agama ditahun 2011,menjadi lebih baik lagi di tahun 2012, ini semua tidak hanya menjadi tanggungjawabnya Pak Dirjen, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagai warga Peradilan Agama.Dan saya sangat berharap di tahun ini lebih di fokuskan lagi pembenahan ke dalam, sehingga Pengadilan Agama yang sukses, transparan, tidak korup dan bebas pungli, bisa betul-betul terwujud.
Reply
 
 
# Abu Zenita Kalianda 2012-01-05 09:04
Ass. diawali ikut prihatin ats kehilangan HP bapak semoga ada hikmah dibalik itu semua dan semoga Allah mengganti dg yg lbh baik. kedua: sy bersyukur atas kesuksesan bapak dlm "membumikan/menduniakan Badilag" semoga dicatat Allah sebagai amalan shaalihan. Ketiga : saya bangga campur salut dg sikap sufistik bapak ketika mendapat berita bahagia malah masih terbersit rasa kahawatir, seperti seorang ahli sufi Rabi'ah al-Adawiyah walaupun ahli ibadah tp masih khawatir Allah tdk cinta kepadanya. mudah2an sy dapat mengikuti jejak langkah bapak dalam berjuang. amin. Salam
Reply
 
 
# rohimahpagrt 2012-01-05 09:12
kami doamaakan smg pak dirjen bisa memberi rasa keadilan kpd slrh aparat peradilan agama sesuai yang diharapkan dan smg di th ini lbh baik dr th sebelumnya.amin
Reply
 
 
# # Fathurrizqi PA Prm 2012-01-05 10:52
Semoga hal yang telah dicapai dapat terus dipertahankan,
semoga pujian yang mengalir tidak melenakan,
hingga kesuksesan senantiasa mengiringi langkah kita di masa depan,,
bravo badilag!!
Reply
 
 
# Tahrir-PA.Kebumen 2012-01-05 13:18
Insya Alloh Pak Dirjen Kami sebagai warga besar Pengadilan Agama akan berusaha sekuat tenaga untuk menwujudkan Apresiasi dari IACA, kami siap menjaga esensi dari kado 2012 tsb supaya apa yang nampak sama seperti apa yang ada di dalamnya.
Reply
 
 
# Chrisnayeti, Badilag 2012-01-05 13:51
Selamat Tahun Baru Semoga kita bisa lebih baik dari tahun kemarin. Semoga dengan adanya kado tersbut tidak membuat kita terlena dengan sanjungan orang karena diantara itu pasti ada juga yang sedang mencari celah kekurangan kita. Jadikan kado tahun baru itu sebagai motifasi untuk lebih baik dan peka dengan lingkungan.
Reply
 
 
# mardhiyah-Jakbar 2012-01-05 16:26
selamat pak dirjen... atas kesuksesan di tahun lalu... saya juga berharap smoga sifat istiqamah, qona'ah dan tetap berakhlakul karimah akan selalu menjadi bagian dari keseharian kita-kita di peradilan agama.. diseluruh nusantara.... tks
Reply
 
 
# h.masruri, plk 2012-01-05 22:57
Alhamdulillah, publikasi Peradilan Agama pada Jurnal Internasional adalah suatu pengakuan dan atensi internasional buat BADILAG yang mesti kita sikapi dengan syukur atas capaian tersebut dan bila muncul rasa khawatir akan seandainya akan dan masih terjadi hal hal yang tidak diinginkan itu baiknya setuju untuk 'dikemasan saja'. Semoga benar benar Luar Dalam bagusnya. Insya Allah, kita yakin Pasti Bisa. Tentunya Komitmen dan Persepsi yang sama harus dan mesti dibangun di jajaran peradilan Agama seluruhnya.
Reply
 
 
# Rahmi Hidayati PA Manna 2012-01-06 08:10
LET'S GO A HEAD!!!
Reply
 
 
# Mahfudin PA Rengat 2012-01-09 08:53
Insya Allah bagi kita warga peradilan Agama di tahun 2012 akan pula dapat kado ulang tahun sebuah pencerahan yaitu bagi siapa yang kinerjanya lebih baik lagi, mari kita tunggu saja..he..he..he
Reply
 
 
# jarkasih/pa.cibinong 2012-01-09 09:26
orang sukses adalah orang yang dapat mensukseskan orang lain, dan pak dirjen sudah sampai pada maqom itu. selamat. semoga lebih sukses lagi di tahun 2012 ini. amiin. salam
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-01-09 20:16
Turut berduka cita pak dirjen, atas hilangnya HP bapak, memang nomor dan isi yang sayang, tapi mudah-mudahan Allah menggantinya, dan yakin pak dirjen dapat memacu PA lebih sengit lagi di tahun 2012 ini, karena itu kami juga terima kasih atas segala perjuangannya.
Reply
 
 
# ali syarif@PA Sala3 2012-01-10 08:37
Alhamdulillah semoga kado ini menjadi motifasi untuk kemajuan-2 di masa mendatang.. amien.......
Reply
 
 
# Moh Fadli PA Kalianda 2012-01-17 17:02
Alhamdulillah kami ikut bersyukur atas diterimanya kado utk Bp Dirjen, semoga Bpk memperoleh kado yang lebih indah dan mulia lg yaitu kado dr Robbul Izzati. smg bpk senantiasa diberikan kesehatan amin.. .. ..
Reply
 
 
# Mangudin PA Krui 2012-01-27 20:02
Kado yg luar biasa bagi Pak Dirjen dan warga Peradilan Agama smg kado tsb mendorong warga PA kedepan lebih baik lagi.
Reply
 
 
# muhlas Waka PA Situbondo 2012-02-13 14:44
Insya Allah kami siap menjalankan semua kode etik dan profesionalisme pekerjaan Bapak, Bapak boleh kwatir itu salah satu cara bapak menyanyangi kami agar tidak main-main, tetapi kami di jajaran bawah siap melaksanakan tugas dgn penuh tanggung jawab. semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat Nya. Amin.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 















Pembaruan MA















Pencarian
Polling
Setujukah apabila setiap putusan pengadilan ditampilkan di website
 
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS