Kamis, 24 Juli 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Pengiriman Softcopy Berkas Perkara/Putusan Untuk Lomba Pemberkasan Perkara | (23/7)
PENGUMUMAN : Ralat Laporan Sidang Keliling, Prodeo, Posbakum dan pelayanan terpadu | (21/7)
PENGUMUMAN : Petunjuk Teknis Pedoman Pelayanan Hukum | (21/7)
PENGUMUMAN :
Revisi Penilaian SIMPEG dan E-Doc Tahun 2014 | (18/7)
PENGUMUMAN : Surat Edaran Tentang Pelaksanaan Alokasi Pagu DIPA 04 | (18/7)
PENGUMUMAN : Pelaksanaan Disiplin Pasca Idul Fitri 1435 H | (18/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 15 | (17/7)
PENGUMUMAN : Majalah Peradilan Agama Edisi 4 (Juli 2014) | (15/7)
PENGUMUMAN : M
aintenance server SIMPEG | (11/7)
PENGUMUMAN : Penyampaian Target PNBP Umum dan PNBP Fungsional TA 2015 | (10/7)
PENGUMUMAN : Eksaminasi Bagi Calon Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama | (10/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 14 | (7/7)
PENGUMUMAN : Laporan Keuangan Semester I DIPA 04 tahun 2014 | (3/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 13 | (2/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 12 | (27/06)
PENGUMUMAN : Surat Rukyat Hilal Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1435 H
| (24/6)

PENGUMUMAN : Revisi Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (20/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 11 | (20/06)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta bintek Angkatan IV | (17/6)
PENGUMUMAN : Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah
| (17/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 10 | (13/06)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Orientasi Hisab Rukyat di Balikpapan | (10/6)
VIDEO : Diskusi Hukum | (9/6)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Calon Panitera Pengganti MS/PA | (6/6)
PENGUMUMAN : Undangan Diskusi Hukum Edisi ke 4 | (6/6)
PENGUMUMAN : Hasil Rapat TPM Mahkamah Agung RI
| (5/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 9 | (02/06)




Tambahkan ke Google Reader
Beda Nasib Tenaga Honorer di Kementerian Agama dan Mahkamah Agung (10/5) PDF Cetak E-mail
Kamis, 10 Mei 2012 16:49

Beda Nasib Tenaga Honorer di Kementerian Agama dan Mahkamah Agung

Di Kementerian Agama, tenaga honorer yang memenuhi kriteria berjumlah 10875. Di Mahkamah Agung, tak satupun tenaga honorer memenuhi kriteria.

Kabar buruk itu datangnya dari Badan Kepegawaian Negara. Akhir Maret lalu, BKN merilis daftar tenaga honorer kategori I di instansi pusat yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi. Ironisnya, tak satupun tenaga honorer dari Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya yang tercantum di daftar itu.

Jumlah instansi pusat yang mempekerjakan tenaga honorer, berdasarkan data BKN, ada 87. Para honorer di 33 instansi sumringah karena masuk kriteria. Sebaliknya, para honorer di 54 instansi terpaksa gigit jari karena tidak masuk kriteria.

Di antara instansi yang tenaga honorernya masuk kriteria adalah Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MK (1 orang), BPK (1 orang), Setjen DPR (28 orang), dan Kementerian Agama (10875 orang).

Sementara itu, di antara instansi yang tenaga honorernya tidak masuk kriteria adalah MA, Kementerian Pendidikan, Kejaksaan Agung, Kepolisian dan Mabes TNI.

Banyaknya tenaga honorer kategori I dari Kemenag yang masuk kriteria bisa dimaklumi. Sebab, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 48 Tahun 2005 yang kemudian diubah dengan PP Nomor 43 Tahun 2007, tenaga honorer yang diprioritaskan untuk diangkat menjadi CPNS adalah guru, lalu tenaga kesehatan dan tenaga penyuluh.

Sebagian besar di antara 10.875 tenaga honorer di Kementerian Agama itu merupakan guru. Mereka menyusul rekan-rekan mereka sesama guru honorer dari Kementerian Pendidikan yang sebelumnya sudah banyak diangkat menjadi CPNS.

Di sisi lain, masih merujuk kepada PP 48/2005 dan PP 43/2007, para tenaga honorer di MA dan badan peradilan di bawahnya tergolong tenaga teknis lainnya yang berada di urutan buncit dari tenaga honorer yang diprioritaskan diangkat menjadi CPNS. Itupun dengan catatan bahwa tenaga teknis lainnya yang dimaksud di situ adalah tenaga teknis yang bersifat operasional dalam rangka pelaksanaan tugas pokok intansi dan bukan tenaga administratif.

Masalahnya, yang disebut sebagai tenaga teknis di lembaga peradilan adalah hakim, tenaga kepaniteraan dan tenaga kejurusitaan. Mungkinkah para tenaga teknis itu diangkat dari tenaga honorer?

Banyak menggeluti TI

Sebagaimana diketahui, tenaga honorer terbagi menjadi dua kategori. Yang pertama, disebut tenaga honorer kategori I, adalah tenaga honorer yang dibiayai dari APBN/APBD. Dan yang kedua, disebut tenaga honorer kategori II, adalah tenaga honorer yang tidak dibiayai dari APBN/APBD.

Jumlah tenaga honorer di MA dan badan peradilan di bawahnya, baik kategori I maupun kategori II, masih belum diketahui dengan pasti. Khusus untuk tenaga honorer kategori II, berdasarkan data yang dihimpun Kesekretariatan MA pada tahun 2010 lalu, berjumlah 1961 orang.

Meski data mengenai jumlah tenaga honorer secara keseluruhan di lembaga peradilan belum diketahui, ada satu fakta penting yang perlu diungkap. Ternyata banyak tenaga honorer di lembaga peradilan yang berkarir di bidang Teknologi Informasi (TI).

Dari hasil survei kesiapan otomasi pengadilan yang diselenggarakan MA bekerjasama dengan USAID beberapa waktu lalu terungkap bahwa ada 1215 tenaga honorer yang bekerja sebagai staf TI. Rinciannya, 966 staf TI merupakan honorer kategori I dan 249 staf TI merupakan honorer kategori II.

Saat ini MA dan badan peradilan di bawahnya sangat gigih membangun lembaga peradilan yang modern, di mana implementasi TI menjadi salah satu yang diprioritaskan. Bila mayoritas tulang punggung TI di lembaga peradilan adalah para tenaga honorer, tentu ini menjadi masalah tersendiri.

Karena itu, ketika MA menyelenggarakan pertemuan tingkat tinggi sistem manajemen informasi perkara di Jakarta pertengahan Maret lalu, masalah staf TI yang berstatus tenaga honorer jadi perhatian serius.

“Jika pegawai yang menangani masalah TI di pengadilan berstatus honorer, pegawai tersebut perlu diangkat menjadi PNS dan tidak dipindah ke pengadilan lain. Terkadang staf honor diangkat jadi PNS, lalu dimutasi, pengadilan merasa kehilangan,” demikian salah satu usul yang mencuat dalam pertemuan itu.

Pimpinan MA terus berusaha

Sejatinya persoalan tenaga honorer di lembaga peradilan sudah lama jadi perhatian pimpinan MA. Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Ahmad Kamil bahkan pernah menyinggung persoalan ini dalam Rakernas tahun lalu.

Di hadapan para pimpinan pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding dari seluruh lingkungan peradilan se-Indonesia, Ahmad Kamil mengungkapkan bahwa bahwa jumlah aparat peradilan masih sangat kurang.

“Kurang lebih, kita kekurangan 26.000 aparat peradilan,” ujarnya. Menurutnya, kebijakan moratorium PNS sangat berpengaruh terhadap penambahan SDM di lembaga peradilan.

Nah, di kala moratorium PNS masih diberlakukan, Ahmad Kamil menyatakan, upaya untuk menambah SDM di lembaga peradilan terus-menerus dibicarakan dengan Kemenpan dan BKN.

“Tenaga honorer yang sudah masuk database, insya Allah akan diangkat per termin. Saya optimis itu walau pelan-pelan,” ungkapnya.

(hermansyah)

TanggalViewsComments
Total17033126
Rab. 2340
Sel. 2280
Sen. 2170
Ming. 20120
Sab. 1950
Jum. 1860
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Masrinedi-PA Painan 2012-05-10 17:02
Kita sama-sama berdoa' dan berharap, semoga semua tenaga honorer yang ada di MA.RI serta peradilan di bawahnya diangkat jadi PNS sehingga permasalahan TI bisa diatasi dan menambah nilai PLUS bagi peradilan, karena mereka adalah tenaga handal yang dapat diberdayakan. Amin !!!!! :-)
Hidup dan Semangat Terus Buat para HONORER :-)
Reply
 
 
# Mazharuddin 2012-05-10 17:11
Nasib..... Nasib......
smg sajalah ada perubahan, shg tenaga2 honorer yang bekerja sebagai staf TI di Pengadilan2 mendapat perhatian serius utk masa depannya......
Reply
 
 
# Imas-Pandeglang 2012-05-10 17:13
Pak, mohon kejelasan nasib kami sebenarnya? Semoga para pemimpin MA memperhatikan nasib kami apalagi yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun tanpa kenal lelah .....
Reply
 
 
# Dalih Effendy, PA Krw. 2012-05-10 17:20
" Ada Imbasnya ke IT kita "
Saya berpikir jika perjuangan pak Wakil MARI gagal untuk melobi BKN, Menpan dan instansi terkait lainnya saya hawatir honorer kita akan banyak yang beralih ke tempat lain akan menjadi guru honorer saja yang lebih cepet diangkat PNS nya, alhasil honorer kita yang notabene adalah tenaga IT, maka IT kita akan menurun. Mari kita bantu pimpinan kita minimal dengan doa agar honorer Peradilan segera dapat terangkat menjadi PNS.
Reply
 
 
# selong 2012-05-10 18:11
sabar..sabar..sabar...sabar.
memang itu yang harus perlu diingat oleh pegawai yang berstatus honorer yang penting kita sudah berdo'a berusaha dan ikhlas insyah Allah tuhan akan memberikan imbalan yang setimpal dan yang terpenting, jangan pernah menyerah walaupun status honorer????
Reply
 
 
# # Gusmen Yefri-PA.Sjjung# 2012-05-10 19:06
Kita sangat terbantu dengan adanya tenaga
Honor palagi pada umumnya mereka memeliki
IT Yg melebihi si gaptek ya mudah2an akan
lebih diperhatikan lebih serius
Reply
 
 
# Sarko- PA Merauke 2012-05-10 19:28
Sebagai honorer yang dipercayakan untuk mengelola IT seorang diri sy hy bisa membaca berita2 di situs badilag, makamah agung dan BKN...sambil bekerja apa yang menjadi tugas saya..namun begitu besar harapan saya semoga honorer yg telah diverifikasi 2010 dapat terealisasi pengangkatannya...
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-05-10 19:32
Ya memang di Depag dan di Pemda pada diangkat, kenapa DI MA diam saja ya, kasihan tuh mereka ada yang sampai 9 tahun honor mulu. jangan juga menunggu mereka demo, kasihan lah mohon perjuangkan.
Reply
 
 
# Alimuddin M.Mataram. 2012-05-10 19:48
Kita berharap, semoga harapan Pak Waka MA tersebut bisa terwujud!
Reply
 
 
# hak pekerja 2012-05-10 20:10
kenapa bisa baegitu ya? tetap semangat buat pimpinan ma untuk memperjuangkan nasib dan kejelasan honorer ma ri...... JAYALAH PERJUANGAN HONORER MA RI
Reply
 
 
# Zul- Sby 2012-05-10 20:38
Honorer MA banyak yg ga memenuhi kriteria karena banayak yg da kadaluarsa alias kelamaan nunggu kebijakan dari atas untuk diangkat. sistem dinasti masih kuat dinegara kita ini,.. Tanya Kenapa?:-*
Reply
 
 
# Putrihttp://www.badilag.net/components/com_jcomments/images/smiles/cool.gif 2012-05-10 20:39
Tenang teman-teman, berdasarkan info dari BKN, bukannya tidak ada honorer MARI yang Masuk Katagori I, tapi pengumumannya saja yang belum bisa dibuka. Kita tunggu saja perkembangannya sampai 31 Mei 2012. Ok ^_^
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-05-10 21:08
tunggu saja saatnya mungkin saat sekrang yg diprioritaskan adalah tenaga guru dan kesehatan, setelah baru tenaga yg lain, sabar dan tawakal saja wahai tenaga honorer yang berada MA dan badan peradila di bawahnya.
Reply
 
 
# Tik PA Klg 2012-05-11 07:50
Saya merasa prihatin dengan teman-teman honorer peradilan....mudah-mudahan ada jalan untuk bisa menjadi PNS....karena memang tenaga honorer kita Insya Alloh kemampuannya mumpuni, jadi sayang kalau sampai tidak bisa diangkat menjadi PNS.
Reply
 
 
# rasyidrizani.PA Bajawa 2012-05-11 07:57
semoga tenaga honorer di lingkungan MA dan peradilan di bawahnya dapat diprioritaskan...karena jumlah jam kerja mereka terkadang melebihi tenaga PNS yg sduh diangkat
Reply
 
 
# samsir PA Sidikalang 2012-05-11 08:10
setuju skali..seyogyanya tenaga2 honorer d lingkup peradilan saat ini hrs mendapat perhatian khusus..mrk telah bekerja maksimal dan sangat membantu terutama dlm program pengembangan TI..kiranya semua tenaga honorer saat ini smua bs di akomodir dan d prioritaskan utk diangkat mjd PNS
Reply
 
 
# Nadimah PA.Bkl 2012-05-11 08:12
Yakinlah,jangan putus asa insya Allah pimpinan kita akan tetap memperhatikan.
Reply
 
 
# farhan 2012-05-11 08:14
:sad: semakin heran....
Reply
 
 
# Hj.Khaeriyah. PA.Kendari 2012-05-11 08:16
yaa ? sangat2 memprihatinkan,,,tapi apa boleh buat, kembali lagi sabar sabar n sabarlah buat kawan2 honorer,,,semoga kawan2 tetap diperioritaskan jika ada rekrut CPNS MA.semoga,,,amin...
Reply
 
 
# kusnadi pasuruan 2012-05-11 08:17
Semoga para honorer di MA segara dpt terlaksana karena tanpa mereka-mereka MA kesulitan untuk cepat maju, karena jumlah pegawai sangat tidak memadahi ( sangat kurang)tenaga yang ada dipaksakan untuk menyelesaikan tugas, sukses amin
Reply
 
 
# Rio PA Sengeti 2012-05-11 08:19
Semoga nasib tenaga honorer kita masih ada jalan keluarnya.
Reply
 
 
# Tarsi PA.Pelaihari. 2012-05-11 08:25
Tenaga honorer perlu sabar,suatu saat pemerintah tentu harus memperhatikannya, dan yang terpenting ada kejelasan gilirannya setelah guru, penyuluh, dan tenaga kesehatan kemudian siapa lagi,.... berdo'alah semoga tenaga Honorer MA dan Peradilan yang berda di bawahnya segera mendapat perhatian. Yang penting kerja tetap seperti biasa.
Reply
 
 
# lauri 2012-05-11 08:28
Sekecil apapun usaha pasti ada hasilnya, dan kalau rzki itu jd PNS dari ALLah tak seorangpun yg bs menghalangi
Reply
 
 
# jjentzamiel@ymail.com 2012-05-11 08:37
aduh,kalu sabar udah lama nunggu mati aja kali ga di angkat2,semoga ini menjadi perhatian orang2 pintar di pusat sana...... wrga Peradilan,
Reply
 
 
# Rizal Abdul Hakim Nirman 2012-05-11 08:37
Amin,,,,, Semoga Saja apa yang di UCapkan oleh Yang Mulia Pa Ahmad Kamil, dapat terwujud, untuk mengangkat menjadi PNS Tenaga Honorer Khususon Honorer IT, walau pelan².
Reply
 
 
# ayub pta bjm 2012-05-11 08:37
Honorer KI KEMENAG :10875 orang vs MA : 0 orang.
Persoalan kenapa MA tidak ada punya honorer kategori I itu dikarenakan persoalan gaji yg dianggap tidak dari APBN.
Reply
 
 
# Abdul Malik - PA. SoE 2012-05-11 08:37
Kreteria apalagi yang masih kurang ? Tolong diberi petunjuk tentang kreteria yang dibutuhkan agar dapat dipenuhi.
Reply
 
 
# ian, Jambi 2012-05-11 08:46
terima kasih atas usaha dan upaya bapak2 di MA semoga terus berusaha dan berupaya sehingga semua kawan-kawan Honorer MARI bisa menjadi PNS.
Saya juga berharap ada transparansi data tenaga honorer MA dari BKN berupa pengumuman nama-nama Honorer yang akan diangkat di Situs Badilag ini.
Teima kasih :-)
Reply
 
 
# FAUZA M PA.BN 2012-05-11 08:52
KITA BERDO'A AGAR SEMUA HONORER KITA BISA DIANGKAT JADI CPNS, SESUAI DENGAN USAHA YANG TELAH DIPERJUANGKAN OLEH PIMPINAN KITA DI MA , AMIIN MUDAH-MUDAHAN BERHASIL.
Reply
 
 
# DH PTA Banten 2012-05-11 08:56
Para Honorer di lingkungan MA secara kualitas tidak kalah dengan PNS bahkan bisa lebih baik, tetapi sistem yang tidak berpihak. Selain menunggu 'kebijakan' lain yang berpihak, pembenahan sistem di lingkungan MA sendiri kiranya harus lebih baik. Kesempatan rekrutmen pegawai harus berjalan fair, transparan dan dengan kompetisi yang sehat, sehingga banyak jalan yang bisa ditempuh oleh tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi PNS selain menunggu dan menunggu kepastian dari aturan tentang hal tersebut.
Reply
 
 
# R.A. Said 2012-05-11 09:02
Jangan putus harapan. Berjuang dan berdoa, Insya Allah akan ada hasilnya.
Reply
 
 
# Andi PA Jambi 2012-05-11 09:06
dengan tuntutan perbaikan kinerja pada Mahkamah Agung dan Peradilan dibawahnmya saat ini sungguh sangat banyak menguras tenaga dan SDM, karena jumlah pegawai yang ada sekarang dirasa masih belum memadai dengan beban kerja, belum lagi tuntutan hasil yang harus di capai, maka tambahan pegawai dari tenaga honorer akan cukup membantu
Reply
 
 
# muh Anwar Saleh/ PA Atambua 2012-05-11 09:07
jangan putus asa.... usaha... dan usaha terus serta sabar, insya Allah Allah pertolongan Allah akan tiba.
Reply
 
 
# umi-pajb 2012-05-11 09:16
Kita harus memberikan pelayan prima kepada masyarakat pencari keadilan,namun mengapa teman-teman kita para honorer belum juga mendapat pelayanan yang prima untuk mendapatkan hak mereka sebagai PNS, sejenak kita bertanya apakah reformasi birokrasi hanya menyentuh pihak luar saja ?, setelah begitu banyak pengabdian yang mereka berikan untuk negara ini ?
Reply
 
 
# M ZAKARIA, PA Natuna 2012-05-11 10:15
Mudah-mudahan setelah Kemeneag banyak lolos tenaga honorernya menyusul pula tenaga Honorer MA nota bene tenaga honorer PA nya kita berdo'a semoga menular ke saudara kandungnya yang duluan lolos.

Kalau saya berpendapat itu kan peraturan buatan manusia, pasti berubah-ubah, sekarang muncul istilah kategori I, II, III dan seterusnya mungkin sampai kategori XX, nanti muncul peraturan baru lagi saya yakin deh...kalau mereka udah banyak pensiun siapa lagi yang prioritas menggantikan kalau bukan tenaga honorer kita sekarang yang poenting kembangkan diri melalui ilmu IT.... Semangat wahai adik-adikku...
Reply
 
 
# #Iva PTA Yk# 2012-05-11 10:25
Let's pray 2 Allah 2 get the best 4 us...
Tetap semangat dan ikhlas dalam bekerja,,, :-)
Reply
 
 
# M.Yusuf wk PA Kendari 2012-05-11 10:39
Disappoinment and Disquiet melanda Pegawai Honorer Peradilan.Penyebabnya, karena berdasarkan hasil verifikasi dan validasi BKN tentang Tenaga Honorer kategori I tak satupun terakomodir tenaga honorer dari Peradilan.

Harapan dengan diiringi doa agar masalah ini bisa ditemukan alternatifnya,sebab kalau tidak and dibiarkan berlarut-larut maka tidk menutup kemungkinan para honorer kita akan beralih ke tempat yang lain akhirnya menjadi musibah bagi kita semua, Nau'zubillah. Waspadalah....
Reply
 
 
# kang ujang ti kawali 2012-05-11 10:53
itulah contoh ekses dari sebuah regulasi (dalam hal ini PP tentang honorer) yang tidak berpijak pada hukum dan KEADILAN
Reply
 
 
# Nasrullah PA.Martapura 2012-05-11 11:45
INSYAALLAH BERKAH :
Kita kembalikan ke "NIAT" kita untuk bekerja.
Terimakasih untuk Boss" kita yg telah memperhatikan dan memperjuangkan kita, semoga menjadi Pahala. Amin. :-)
Reply
 
 
# Honorer 2012-05-11 11:02
Hanya bisa bersabar n berdoa :-)
Reply
 
 
# Ghozi - PA Kuala Tungkal 2012-05-11 11:07
Semoga menjadi perhatian khusus bagi pimpinan MA. Besar harapan kita tenaga honorer diangkat menjadi PNS sehingga kekurangan tenaga yang dialami di kantor2 bisa teratasi.. #pray to honorer.
Reply
 
 
# H. Abd. Rasyid A, MH.-PA Mojokertp 2012-05-11 11:41
Ya nasib ya nasib mengapa begini...Kalimat itulah yg pantas untuk diucapkan kalau hasil verifikasi dan validasi tenaga honorer dari Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya yg tidak satupun yang tercantum di daftar itu. Semoga rekan2 honorer tetap bersabar semoga ada "keajaiban"..
Reply
 
 
# Nasrullah PA.Martapura 2012-05-11 11:41
INSYAALLAH BERKAH:
Kita Kembalikan ke "NIAT" kita untuk bekerja. Hee...
Terimakasih atas perhatian dan Jasa Boss" kita yang Diatas, semoga jd pahala. Amin.
Reply
 
 
# Dani PA Kabanajahe 2012-05-11 11:42
Ya ga bisa gt juga sih masak yang mesti di angkat hanya tenaga honorer yang bergerak di TI jd gimana nasib kami para tenaga honorer yang di beri tugas membantu di bagian kepaniteraan dan kesekretariatan apa kami tidak berhak memperoleh masa depan yang lebih baik lagi sementara tugas kami sudah mendekati seorang CPNS dan PNS pada bagian kepaniteraan dan kesekretariatan?
Reply
 
 
# Nova Yanti 2012-05-11 12:24
Sabar...sabar...sabar..
aku yakin dan percaya, suatu saat nanti kita akan memetik buah sabar yang sangat indah dan manis sekali....untuk itu pada kawan2 yang senasib dan seperjuangan dengan saya mari kita sama-sama berdoa dan bersabar demi kebahagian kita di masa yang akan datang..................
Reply
 
 
# Daswir Tanjung PTA Bdg 2012-05-11 12:54
Kita sedikit prihatin dan sedih bahwa banyak pegawai honor yang belum termasuk dalam data best, katagori satu, kenapa hal ini terjadi, mungkin ada yang salah, kenyataan sekarang, tenaga IT di Badan Peradilan termasuk Peradilan Agama banyak dari Pegawai Honor, untuk menjaga bagian IT tetap solid, sebaiknya sebagian besar dari PNS dan ditambah dengan Pegawai Honor, agar pada suatu saat tidak terjadi kevakuman apabila Pegawai Honor lama diangkat.Tapi pimpinan MA akan tetap memperjuangkannya supaya diangkat menjadi CPNS.kita sabar menunggu.
Reply
 
 
# mudzakkir-tebuireng-jombang 2012-05-11 12:55
astaghfirullahal'adhim, beginilah dunia, kepada teman-teman honoren di lingkungan peradilan agama, sabar dan tawakkal
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-05-11 13:00
Maka dari itu, berbaik hatilah dengan teman-teman honorer. Ubah paradigma, honorer bukan bawahan,bukan anak buah, bukan pesuruh, tetapi mereka adalah mitra kerja kita. Ayo tetap semangat.... yakin lah setiap saat saya pantau terus situs http://www.bkn.go.id/honorer/ mudah-mudahan cepat atau lambat "Mahkamah Agung" dari warna hitam berubah warna menjadi jingga.
Reply
 
 
# hamba 2012-05-11 13:00
gusti Alloh mboten sare
Reply
 
 
# Jeje PA.Tgrs 2012-05-11 13:34
Sepanjang payung hukumnya masih berbunyi seperti itu, rasanya sulit untuk terealisir harapan kita semua terutama para tenaga honor, oleh karena itu payung kumuhnya harus direvisi lebih dahulu. Semoga Alloh yang maha kuasa menganulir aturan tersebut, doanya orang yang teraniaya insya Alloh dikabulkan.
Reply
 
 
# # H.M.Idris Abdir, KPA Atambua NTT # 2012-05-11 13:35
Perjuangan MA utk pengangkatan tenaga honorer di lingkungan MA tlh diperjuangkan secara maksimal, hanya saja instansi lain seperti Kementerian Agama nasib tenaga honorernya lebih beruntung krn tlh banyak diangkat menjadi cpns/pns krn memang dibutuhkan oleh negara.

Bagi tenaga honorer kategori I/II di lingkungan MA dituntut kesabaran disertai do'anya agar bisa segera diangkat menjadi cpns/pns sesuai keahlian yg dimilikinya!

Yakinlah, insya Allah anda akan direkrut juga menjadi abdi negara dan abdi masyarakat, anda semua adalah anak-anak bangsa yg dipersiapkan utk menggantikan generasi yg purnabakti serta sangat diharapkan oleh bangsa dan negara RI utk mengisi kemerdekaan!
Reply
 
 
# PA Ruteng 2012-05-11 13:40
Bagaimana Nasib kami Tenaga Honor yang ada di PA Ruteng karna kami sudah bekerja selama 7 Tahun..
Reply
 
 
# Paskinar Said PTA Jypr 2012-05-11 13:41
:lol: Kasihan kita dengan tenaga honor yang bekerja di PA/PTA. Keberuntungan bagi mereka masih juga menjauh. Hasil yang dirilis oleh BKN Pusat nama-nama mereka belum tercantum sebagai Tenaga Honorer yang memenuhi kreteria. Semoga Bapak2 kita di MA tetap berusaha memperjuangkan nasib mereka yang telah mengabdi dengan tulus dan ikhlas
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Waka PA Kangean 2012-05-11 13:45
Perlu diupayakan secara gigih dan terus menerus untuk memperjuangkan para tenaga Honorer menjadi PNS.sebab merekalah yang sebagian besar menjadi penopang reformasi Lembaga Peradilan dan merupakan Tenaga Inti Tim Teknologi Informasi di Pengadilan.Segera dicarikan solusi dan diprioritaskan untuk bisa diangkat sebagai CPNS,karena merekalah "Pahlawan Reformasi" kita semoga berhasil dan segera terealisasikan. Amin
Reply
 
 
# DEDY EMKASSHAPUTRA 2012-10-08 10:30
Ya Allah berikan lah jln pada kami smoga kami honorer K2 bisa juga diangkat sebagai PNS.....
Reply
 
 
# Hamba 2012-05-11 14:15
Berdoa yang penting ikhlas menjalani, walau nasibnya tetap jadi honor di Peradilan....................
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-05-11 14:35
“Jika pegawai yang menangani masalah TI di pengadilan berstatus honorer, pegawai tersebut perlu diangkat menjadi PNS dan tidak dipindah ke pengadilan lain. angin segar bagi team IT, semoga menjadi kenyataan, dan menjadi pemicu semangat untuk teman-teman IT yang masih honor. mari berinovasi terus, demi Agungnya Badan Peradilan. ayo tunjukan kreatifitasnya.
Reply
 
 
# PA. Poso 2012-05-11 14:40
Ya Allah kenapa Namaku tidak masuk kategori I Kcian kalau di tes masalah APLIKASI Keuangan dan SIMAK-BMN Insya Allah saya lulus tapi itulah kekuasaan Allah SWT kiata ambil hikmanya
Reply
 
 
# PA. Poso 2012-05-11 14:43
Walaupun tidak Masuk Kategori I tetap smangat melaksanakan tugas
Reply
 
 
# Honorer PA NTT 2012-05-11 14:49
Insya Allah..........!!!!!!! :-| :-)
Reply
 
 
# syehbakir PTA Mataram 2012-05-11 15:14
Mereka semua sudah mengabdi lama bekerja di lingkungan peradilan sudah selayaknya mereka mendapat perhatian serius dari para Pimpinan Mahkamah Agung, karena dibelakang mereka ada anak isteri yang menjadi tanggungan hidupnya
Reply
 
 
# Pa Pemalang 2012-05-11 15:29
di BKN untuk Kategori I bisa dibuka tapi sayang aku ndak gimana ya
Reply
 
 
# Fajar Arief - PA Maros 2012-05-11 15:33
Pekerjaan saya sangat terbantu oleh tenaga honorer... Insya Allah secepatnya menjadi CPNS... Amin...
Reply
 
 
# rohimah pagrt 2012-05-11 15:48
semoga nasib sdr honor kita segera teratasi dg diangkat menjadi cpns bekal ibadah mereka dan keluarganya.amin
Reply
 
 
# Syakur PA.Mojokerto 2012-05-11 17:21
Alhamdulillah ternyata teman2 honorer banyak juga yang masuk kategori 1, yang belum semoga tetap mendapatkan perhatian dan perjuangan dari Pimpinan MA
Reply
 
 
# andi muliany hasyim 2012-05-11 18:33
ya mungkin anda masuk kategori I
http://www.bkn.go.id/honorer/attachments/Setjen_MA.pdf, selamat
Reply
 
 
# A.Rajab Kamea PTA Mtr. 2012-05-11 18:52
Saya termasuk yg sedih dg kenyataan ini, sebab sy dekat & akrab dg tenaga honorer khususx di PTA Mataram, luar biasa pengabdian mereka, padahal mrk tdk dpt remon,uang makan,uang beras dsb, mrk hanya mengandalkan honor utk menghidupi kluarga. mrk hanya ingin bisa jd pegawai setelah 5 sampai 20 thn honor.Kita berdoa & berharap pimpinan kita yg di atas (MA-RI) berjuang semaksimal mungkin agar harapan mrk jadi pegawai terwujude, amin3
Reply
 
 
# Abdul Rahman Salam, MH/PA Banggai Kepulauan 2012-05-11 19:48
Semoga Tenaga Honorer dapat segera terangkat, walaupun yg dimaksudkan PP 43/2007 adalah tenaga Teknis yg di Peradilan yaitu Hakim, Panitera & Jurusita yg pengangkatannya sdh sangat jelas di atur dalam UU No 3/2006 sep. pada pasal 13, 33, 39 ttp tetaplah semangat SEMOGA ANDA DITAQDIRKAN......
Reply
 
 
# Rifqi Muttaqien / PA Rangkasbitung 2012-05-11 20:57
Setelah td sore membaca pengumuman dr BKN, ternyata nama saya tidak masuk K1.. alangkah sedihnya, padahal TMT SK saya Thn 2004 ada juga ya TMT 2005 tapi masuk K1, selama ini saya bekerja sebagai admin IT di PA Rangkasbitung..., semoga hasil verifikasi ini di verfikasi kembali..Amin
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MSy.Aceh 2012-05-11 21:36
Kasihan melihat para tenaga honor/kontrak di Pengadilan yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh yang punya harapan agar dapat diangkat jadi PNS, ternyata tidak masuk dalam Katagori I,kita harapkan semoga Bapak Wakil Ketua MA bidang Non Yustisial dapat memprjuang nasib anak honor tersebut dapat masuk daftar katagori I semoga.
Reply
 
 
# sbahrie@pa-tanjungselor.net 2012-05-11 23:39
sekedar koreksi untuk Honorer yang masuk dalam Kategori I Instansi MA berdasarkan hasil verifikasi dan validasi berjumlah 517 orang dari total 1961 orang, mohon dicek yang namanya termasuk http://www.bkn.go.id/honorer/attachments/Setjen_MA.pdf
Reply
 
 
# Baihaki PA Sengeti 2012-05-12 00:11
meskipun kami tenaga honorer di PA sengeti sudah cukup berjuang demi ingin menjadi PNS,tapi kami bangga menjadi honorer di wilayah Mahkamah Agung,ayo teman2 honorer di wilayah MARI kita berdo'a bersama2 mudah-mudahan petingi2 di MARI membantu nasib para tenaga honorer di wilayah MARI,amin yarobbal alamin....
Reply
 
 
# T honorer PA jatim 2012-05-12 10:09
Thanks to Mas Hermansyah yg sudah upload tulisan ini sehingga pengumuman K1 yang sudah lama ditunggu2 oleh para tenaga honorer MA RI langsung muncul tak lama setelah adanya tulisan ini....Badilag emang TOP BGT....maju terus peradilan agama
Reply
 
 
# Sarko-PA Merauke 2012-05-12 10:54
Alhamdlh setelah ditunggu-tunggu akhirnya pengumuman Honorer MA di publikasikan juga....
Reply
 
 
# Honorer PA 2012-05-12 11:34
SEGERA buka Web MARI & BKN Pusat sekarang juga, Selamat bagi yang namanya tercantum pada TERMIN SATU ini, insya Allah yang belum-Semoga di TERMIN berikutnya, AMIEN 1000x......
Reply
 
 
# Honorer PA 2012-05-12 12:50
Segera buka Web MARI & BKN Sekarang !!!
Selamat bagi yang tercantun Namanya pada TERMIN I ini, dan bagi yang Namanya belum ada, Semoga tercantum pada TERMIN berikutnya, AMIEN 1000x...
Reply
 
 
# omongan serdadu 2012-05-12 13:23
pegawai MA gaji bulanan penuh, gaji 13, uang makan dan remon dan msh byk uang sana sini lg. sedangkan honor hanya merasakan gaji bulanan saja yang tidak sepadan malah dipotong lg klo tidak masuk kerja. SIADPA, IT DLL semua yg lakuin honor.
Reply
 
 
# haitami-banjarbaru 2012-05-12 17:05
Silahkan teman-teman honorer buka web BKN, di situ sudah diumumkan tenaga honorer di seluruh instansi pemerintah, ada 258 orang Honorer PA yang masuk katagori MK I, selamat, semoga kalian salah satu dari 258 orang yang masuk tsb. Sekali lagi selamat.
Reply
 
 
# honore PA 2012-05-12 20:09
Semoga Pimpinan memperhatikan nasib honorer, kami juga pingin menjadi PNS, hidup yang lebih baik, kenerja kami tidak kalah dgn PNS, PNS terima Remonirasi kami cuma bisa gigit jari....
Reply
 
 
# es PA 2012-05-12 20:13
Harus berterima kasih kepada tenaga honorer yang telah membantu bekerja di peradilan agama, Baik tenaga TI, kepaniteraan, kesekretariatan, apakah masih ada PNS yang mau mencata Buku Register
Reply
 
 
# pesuruh 2012-05-23 17:22
betul..betul..betul
Reply
 
 
# honorer PA 2012-05-12 20:48
Smoga pimpinan memperhatikan nasib tenaga honorer MA, bagi nama2 yang tidak memenuhi keteria masuk Kategori I, agar di perjuangkan masuk Kategori II, dan
Reply
 
 
# Itna-PA.GS 2012-05-12 21:31
Untuk teman2 tenaga honorer...sabar ya..semoga ada kepastian n perubahan nasib yang lebih baik, semangat terus donk.. :-)
Reply
 
 
# Thamrin Habib, PTA. Pontianak. 2012-05-13 11:19
Harapan bapak wk.ketua mahkamah Agung bidag non yudisial tsb diatas, semoga jadi kenyataan, menjadi kepastian bagi tenaga honorer yang mengabdi di lembaga peradian dan menambah spirit bagi mereka dalam bekerja, ammiin.
Reply
 
 
# # milla PA Salatiga 2012-05-13 16:14
gamana nasib saya yang dah 3 tahun lebih belum dapat SK honorer???? admin juga,,, tiap hari lembur,,,,,
Reply
 
 
# Mesnawi 2012-05-14 07:17
Semua tenaga honorer yang ada di pengadilan saat ini memang sangat dibuthkan keberadaannya karena mereka umumnya tenaga2 yang menguasai computer yang bertugas di bidang IT yang saat ini sedang digalakkan Mahkaamah Agung RI dan jajaran di bawahnya untuk itu mhn agar mereka diangkan menjadi CPNS
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-05-14 07:42
Tenaga honorer perlu diperjuangkan, agar semua terangkat wajib dimaksukkan dalam bidang tehnis, satu satunya jalan adalah staf IT, sebab mereka2 ini turut andil besar kesuksesan MA merubah wajah dimata publik dg transparansi melalui IT. diakui tidak tenaga honorer inilah yg sangat banyak membantu penyelesaian pekerjaan terutama menyangkut aplikasi. Perlu diperjuangkan semua.
Reply
 
 
# MURTADLO PA DENPASR 2012-05-14 07:43
Semoga ada perobahan dengan perhatian pimpinan MA terhadap teman -teman honorer kita.Sehingga segera dapat diangkat PNS bagi yang sudah memenuhi kriteria.Semangat terus bekerja insya Alloh sukses.Amin.
Reply
 
 
# Sri Supini-PA.WNG 2012-05-14 07:54
Honorer...oh...honorer....,
Semoga perjuanganmu, pengorbananmu dan juga sakit hatimu,.. segera terobati.
Semoga bos-bos kecil kita menyadari,..bahwa jasamu sangatlah penting bagi instansi kita.
SEMOGA PENANTIANMU TAK SIA-SIA....
:-) :-)
Reply
 
 
# ROHYAN, SH MS Kualasimpang 2012-05-14 07:55
Doaku mudah-mudahan Nasib Tenaga Homorer di Lingkungan MA dan lainnya tanpa terkecuali yang telah mengabdikan diri, tenaga dan pikirannya mendapat perhatian serius dari pejabat terkait demi masa depan merekanya......semoga....
Reply
 
 
# Nursal- PA.Muara Bungo 2012-05-14 08:18
sunguh dilematis, semoga Pimpinan MA yang mulia.. dapat memperjuangkan nasib para teman2 honorer.. amn
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-05-14 08:22
Kalau kriteria pengangkatan pegawai honorer tersebut berdasarkan PP diterapkan secara "letterlek" alias kaku, maka nasib buruk bagi honorer yang bukan guru. Tapi peraturan yang baik adalah yang memuat pengecualian-pengecualian atas dasar pertimbangan keadilan, kepatutan keyakan dan kemanusiaan. Toh mereka juga sudah sama-sama mengabdi kepada pemerintah.
Reply
 
 
# Dedy AP, ST- PA.Pbr 2012-05-14 08:24
Teruslah berusaha teman2...
serahkan semua kepada Allah SWT, karena itu semua sudah menjadi suratannya. kita hanya bisa berusaha, akhirnya DIA juga lah yang menentukan nasib kita...
PERCAYALAH...setiap usaha pasti ada hasilnya!
GO..GO..GO..Semangat!!!!
Reply
 
 
# Syekh Sanusi PA Jakbar 2012-05-14 08:31
sangat membingungkan dan memprihatinkan na asib Honorer MA, Kenapa ya...?
Reply
 
 
# H.Moh.Nasri, PA Bulukumba 2012-05-14 08:35
Kita tidak bisa menutup mata, tenaga honorer itu banyak membantu terhadap kesuksesan Pengadilan.... semakin cepat diperhatikan, semakin baik..
Reply
 
 
# Musafir. PA.Sampit 2012-05-14 08:43
Sabar dan berdoa aja buat teman-teman honorer, moga-moga nanti ada perubahan nasib yang mendadak dan langsung diangkat tanpa perlu tes ini itu,, hehehe Don't cry and always smile......
Reply
 
 
# Honorer yang nasibnya bainal manzilatain.. 2012-05-14 08:51
MOHONLAH KIRANYA KEPADA MAHKAMAH AGUNG UNTUK MENDATA ULANG TENAGA HONORER YANG ADA DI LINGKUNGAN MA..... karena saya salah satu tenaga honorer yang dibayar APBN tapi tidak masuk dalam kategori I.... karena SK saya sejak Juni 2005, sehingga dari satker tempat saya bekerja tidak mau mengikutsertakan nama saya........ SAYA MOHON SEKALI KEPADA MAHKAMAH AGUNG UNTUK MENINJAU ULANG DATA HONORER... sedangkan teman saya di SATKER PA lain mereka jadi honorer sejak 2008 karena 'manipulasi' data akhirnya masuk dalam Data Honorer ....... SAYA TERMASUK TENAGA HONORER yang mana.?!
Reply
 
 
# Luthfi. PA.Bajawa 2012-05-14 09:19
Bendera Perjuangan Telah Kita Kibarkan, Idztihat Telah Kita Lakukan, kini saatnya kita bersabar, menunggu takdir Allah yang terbaik untuk kita semua.
Saudaraku seperjuangan jangan pernah menyerah, karena menyerah itu hanya milik orang2 yang kerdil imannya. AllahuAkbar
Reply
 
 
# Muhamad Imran.PA.Bkt 2012-05-14 09:41
Kita merasa prihatin dengan tenaga honorer di Pengadilan Agama, karena terkadang pekerjaan mereka di kantor tidak bisa dikatakan ringan, mereka juga bekerja mati-matian bersama PNS Pengadilan Agama demi suksesnya pelaksanaan tugas badan peradilan ini. Oleh karena itu kita berharap semoga semua tenaga honorer Pengadilan Agama akhirnya diangkat menjadi PNS. Amiin.
Reply
 
 
# fanroyen@pa_sidoarjo 2012-05-14 09:59
Mohon bersabar bagi TENAGA HONORER yang BELUM MASUK DATABASE NAMUN MEMENUHI KRITERIA KATEGORI I (SATU),masih ada kebijakan dari MARI/BKN hingga 25 MEI 2012.... :-|
Reply
 
 
# asepdadang m PA Depok 2012-05-14 10:11
mdh2n masih ada jalan dan kesempatan untuk dapat mengangkat honorer menjadi PNS terutama dilingkungan MA
Reply
 
 
# Marwoto. PA.Kaliana 2012-05-14 10:31
bukan kasihan tapi perhatian kepada mereka yang selama ini telah berjasa kepada lembaga peradilan. Mohon ditingkat upaya dan perjuangan untuk mereka
Reply
 
 
# honorer pa op IT 2012-05-14 12:41
bukan hanya masalah pendataan yang kurang diperhatikan..kesejahteraanpun dikesampingkan..kwajiban sdah kmi lksanakan nmun hak tidak kami terima sjak jnuari hingga april 2012..kmi hanya bsa brdoa smga pra ptinggi MA terketuk hatinya untuk mmperhatikan kami para honorer ini..
Reply
 
 
# Sarif... PA.Sengkang 2012-05-15 07:53
Allahu Akbar...
Entah sabar bagaimana lagi yang ada dalam hati Honorer yang belum masuk K.1..
Pada hal kita tau honorer MA sistem penggajiannya sama semua baru ada DIPA nanti pada tahun 2007... tapi entah kenapa ada lagi pilih kasih...
Tertatih melangkah, merangkak mendaki, namun hasil tak memuaskan, Hiduplah Indonesia Raya... :zzz
Buat Pejabat MA dan BKN tolong perhartiakn kami...
Reply
 
 
# Honorer PA Masamba 2012-05-15 08:19
Walaupun tidak masuk kategori I tetap semangat melaksanakan tugas dan yang belum selalu ada perhatian dari pimpinan MA :lol:
Reply
 
 
# suroso PA Karanganyar 2012-05-15 08:37
semangat terus kawan-kawan Honorer, pasti ada giliran, terus berjuang dgn Ikhlas...
Reply
 
 
# IDRIS PA TULANGBAWANG LAMPUNG 2012-05-15 13:13
nasib untuk anak honor yg TMT nya Januari 2006 apakah masih bisa di perjuangkan pak???
karena masih banyak juga tiap PA itu honor nya baru ada dari tahun 2006.
Reply
 
 
# asti PTA Jakarta 2012-05-16 10:18
Sebenarnya apa sih yang menjadi kriterianya? Masa kerja dah di atas lima tahun, loyalitas di jamin, dedikasi bagus. Tolong di jelaskan?
Reply
 
 
# U. LUKMAN PA. Sbg. Jabar 2012-05-16 12:25
saya sudah menjadi honorer sejak tahun 2001 sampai dengan sekarang, akan tetapi sejak munculunya K1 dari BKN ternyata saya ga masuk, padahal banyak honorer yang masa kerjanya di bawah saya sudah pada masuk K1, padahal kan sistem penilaian/Verifikasi K1 yg penggajihannya dibayar oleh APBN tahun 2005, sedangkan yang sy ketahui di peradilan Agama baru ada penggajihan honorer dari APBN-DIPA tahun 2007 ..., tapi kenapa mereka pada masuk, apakah yng pada masuk K1 tersebut ada kebijakan dari MA ..., tolong lah jelaskan ...??
Reply
 
 
# rahmat honorer pa nunukan 2012-05-21 08:18
bersabar, bordo'a, berusaha dan bertawakkal kalau sudah waktunya pasti bisa.(sambil nyari cekeran di luar)
Reply
 
 
# honorer 2012-05-25 14:36
semoga aja di berikan jln yg terbaik.amin :-) :-) :-)
Reply
 
 
# honorer pemalang 2012-05-26 12:19
pak Ketua Mahkamah Agung yg mulia, mohon bantu dn diupayakan agar tenaga Honorer yg sudah di gaji dri APBN diangkat jdi PNS, krn mereka2 sudah banyak memberikan kinerja dn loyalitas yg nyata di pengadilan... :roll:
Reply
 
 
# NN 2012-05-30 11:24
Di stiap langkah ada tujuan, Di stiap nafaz ada khdupan, di stiap harapan ada k'pastian, Di stiap doa ada psti ada jwban jngn khwtir tntang apapun bwa smua prmslahan hx kpd Alla SWT, kdang hdup 100 alsan untk MENANGIS tapi ALLAh SWT membri 1000 akal untk tersyum. Nah..untk smua tnga honorer yang tdk msk K1 jngn myrah pada nsib ayo qt bkrja dngn sbaek mngkin dan sl'u trsnym.................
Reply
 
 
# RIIZLA 2012-05-31 19:27
Kwan" jangn prnh ptah smngat krna prjangan qt untk mnjdi PNS pd MA msh pnjng ayo ttap smngat pntng mnyrah spri pra ulma yg s'lu brzihad kta orng hdp adlh prjuangan hri ini on jd PNS mngkn hri esok nma qt akn klr mnjd PNS pd MA amin.....
Reply
 
 
# anisa-pn wgp 2012-06-06 11:27
brsbr dan bnyk m'mhon pd yg kuasa skrng qt bleh d'ktakn ggl dan k'gglan bknlh 1 prmslhan coz k'gglan adlh knci dr k'sksesan qt smua ami.................................
Reply
 
 
# waingapu 2012-06-07 09:07
hti mnusia mna yg on trskti klo mndngr kbr bhwa namax on ada dlm pngumuman pngktan hnorer K1 tpi......apa mau dikta jk nsib s'sorang sdh diatr ama yg kuasa untk dan hrs brsbr mnunggu kpn nsib s'sorang bsa brubah wlopn sdh d'ushkn sdmian rpa yg nmax TAKDIR........ya bgnilah NASIB ....NASIB....jd HONORER.....
Reply
 
 
# johan 2012-06-18 17:37
Semoga yg ber SK 31 desember 2005 ikut di perhatikan..!!! semoga Bpk. Pimpinan MA mengerti dn menyadari !!! amin !
Reply
 
 
# waibgapu 2012-06-20 14:41
bgi pra ptinggi di lngkngan MARI tlng jngn prnah mnutup mata kalian untk hnorer MARI yg brada di daerah" trpncil khususnya honorer MARi diwilayah bgian Timur jngn krena uang atau kluarga klian memganak tirikn honorer yg brada di daerah " tsbut jk dmikian sbaeknya jngn ada honorer di lingkungan MARI lg agr on trjdi k'slphaman diantra s"sma Hnorer MARI....Ayo Honrer MARI mju terus pntang mnyrah....
Reply
 
 
# nana 2012-07-18 13:21
:cry: Sedih banget jdi honorer ya, kira-kira pemimpin kita memikirkan nasib kita gak ya... aqu honor dri th 2010, dn aqu gak prnah tau tentang sk honor. karna aqu blm pegang sk nya.
Reply
 
 
# saudara honorer PA 2012-08-09 12:52
semoga aku dan rekan rekan honorer yang ada diindonesia cepat diangkat jadi pns, aku berharap,berdoa,berikhtiar semoga aku dan rekan rekan sesama honorer cepat diangkat jadi pns ... amien :-?
Reply
 
 
# LA HATI 2012-08-28 12:10
" HARAPAN " harapan tinggal harapan tapi insya allah pemerintah akan perhatikan itu semuanya , cuamn kalau boleh saya sarankan cara verifikasi masuk Ki atau K2 seharusnya dilihat dari ijazahnya semua jangan dilihat dari SK. sebagai tenaga honorer sebab di daerah banyak sekali manipulasi data seperti dari Otonomi di Maluku Utara contohnya. dimekarkan jadi daerah TK.II. tahun 2004 masa ada tng honorernya tahun sebelumnya. yang lebih banyak lagi
Reply
 
 
# sultan 2012-09-24 10:40
Nasib kawan-kawan kami di PA, smuanya terdaftar jadi Honorer di MA pada tahun 2007, apkh mereka selamnya hanya mengharap pengharapn tak pasti...padahal merekalah setiap harinya melayani masyarakat umum yang akan menuntut keadilan di PA tempat mereka mengabdi, mereka2 juga butuh kepastian
Reply
 
 
# DEDY EMKASSHAPUTRA 2012-10-08 10:26
ASS. Yang Mulia bpk Ketua MA, bagai mana nasib kami yang berbakti sebagai honorer K2 di lingkungan peradilan ini, jangan terlantarkan... Mohon Kami bisa diangkat jadi PNS
Reply
 
 
# alan,pa ambon 2013-01-28 08:16
mahkamah agung sangat lemah menangani tenaga honorer asli,biar tawakal sudah. kami sangat sedih dan menangis..kok begini jadinya..
Reply
 
 
# Rina be Ina 2013-07-05 10:49
Ass. Yang Mulia Bapak MA RI, Bagaimana nasib kami yang berbakti sebagai tenaga honorer dilingkungan peradilan yang terpencil ini yaitu di Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur, kami tenaga honorer juga punya keluarga, makin hari kebutuhan kami makin banyak" Mohon perhatiannya untuk kami di angkat menjadi PNS, karna saya sudah 7 tahun lebih honorer'
Reply
 
 
# mardiana 2014-07-18 19:23
KISAH SUKSES Mardiana; lolos PNS guru lingkungan PEMDA lampung
Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar sumatra, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk JOKO SUTRISNO yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya jadi PNS, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Berkas saya melalui Email, alhamdulillah No Nip dan SK saya akhirnya keluar, Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs JOKO SUTRISNO SH,Msi Tlp:0823-21677798 Siapatau Beliau Masih Bisah Bantu.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 937 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS