Rabu, 23 April 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Kegiatan Rapat Konsultasi Evaluasi Realisasi Anggaran Triwulan I tahun 2014 dan Penyusunan Renja 2015 | (23/4)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 5 | (17/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Diklat Hakim Ekonomi Syari'ah Tahun 2014 | (16/4)
PENGUMUMAN : Ralat Perubahan Tempat Kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi Peradilan Agama Angkatan II tahun 2014 | (15/04)
PENGUMUMAN : Permohonan Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun 2014|(14/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Administrasi Peradilan Agama Angkatan II | (11/4)

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Pemantapan Kode Etik dan Perilaku Hakim Dari Komisi Yudisial | (11/4)
PENGUMUMAN : Format BAS dan Putusan | (8/4)

PENGUMUMAN : Hasil Rapat Pimpinan dan TPM Mahkamah Agung RI | (8/4)
PENGUMUMAN : Penulisan Nama, NIP dan Tempat/Tanggal Lahir dalam Aplikasi SIMPEG Online | (1/4)
PENGUMUMAN : Optimalisasi Aplikasi SIADPTA Plus | (27/3)

PENGUMUMAN : Verifikasi dan Validasi Data Kepegawaian 2014 | (21/03)
VIDEO : Kuliah Berseri Peradilan Agama -- Seri 4 | (21/03)
PENGUMUMAN : Usulan Rencana Kinerja Tahunan DIPA 04 Ditjen Badilag | (21/03)
VIDEO: Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 3 | (17/3)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Sosialisasi Hukum Acara Ekonomi Syariah (KHAES) | (17/3)
PENGUMUMAN : Pembaharuan Data SDM Berbahasa Asing | (17/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Workshop Bagi Hakim Pengadilan Agama | (14/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Peningkatan Tenaga Teknis Pemberkasan Perkara Kasasi/PK di Bandar Lampung | (14/3)
SURAT EDARAN : Pemberitahuan (PENIPUAN) | (14/3)




Tambahkan ke Google Reader
Hisab Rukyat = Barang Langka | (5/4/2012) PDF Cetak E-mail
Kamis, 05 April 2012 10:44

Hisab Rukyat = Barang Langka

Makassar l Badilag.net

Di tahun anggaran 2012, Direktorat Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI untuk pertama kali mengadakan kegiatan pembinaan di bidang hisab rukyat bagi para hakim Pengadilan Agama se-wilayah PTA. Makassar. Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan mulai hari Selasa sampai dengan Kamis tanggal 3 s.d 5 April 2012 bertempat di Hotel Mercure Regency Makassar, diikuti oleh 25 orang peserta, terdiri baik 2 orang hakim tingkat banding, 23 orang hakim dan Panitera tingkat pertama.


(Dirjen Badilag memberikan materi hisab rukyat)

Pada acara pembukaan, Direktur Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama, Hidayatullah MS, yang mewakili Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, mengatakan bahwa hisab rukyat saat ini menjadi barang langka. Dikatakan barang langka, karena selain persoalan hobi, juga semakin berkurangnya ghirah dan ketertarikan para hakim pengadilan agama untuk mendalami hisab rukyat, terutama setelah era satu atap peradilan agama di bawah Mahkamah Agung RI, dimana Pengadilan Agama hanya diberi kewenangan, untuk memberikan itsbat kesaksian rukyat hilal dalam rangka penentuan awal bulan qamariyah tahun hijriyah, yakni awal bulan ramadhan, syawal dan dzulhijjah.

Lebih lanjut Hidayatullah MS menyatakan barang langka akan menjadi mahal harganya dan memiliki prestise tersendiri bagi yang memilikinya, tapi kelangkaan ilmu hisab  rukyat di kalangan hakim pengadilan agama dikhawatirkan akan mendegradasi dan mengurangi prestise Lembaga Peradilan Agama itu sendiri. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila ilmu hisab rukyat banyak dimiliki oleh para hakim dan tersebar di lingkungan pengadilan agama, karena akan membantu meningkatkan kinerja Lembaga Peradilan Agama.

(para peserta setelah praktek pengukuran arah kiblat menggunakan theodolit)

Karena itulah dalam rangka menjaga, menstimulus dan membangkitkan ghirah para aparat peradilan agama khususnya para hakim untuk belajar dan memperdalam kembali hisab rukyat, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI melalui Direktorat Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama berusaha melakukan pembinaan secara stimultan dan berkesinambungan di bidang hisab rukyat terhadap para aparat peradilan agama khususnya hakim pengadilan agama di seluruh wilayah Indonsia.

Harapan kami adalah para peserta dapat menularkan ilmu hisab rukyat yang telah diperoleh selama pelatihan ini kepada para hakim dan aparat peradilan agama lain di lingkungan masing-masing, demikian dikatakan Hidayatullah MS dalam akhir sambutannya.

(subdit syariah)

TanggalViewsComments
Total2736666
Rab. 2390
Sel. 2270
Sab. 1960
Jum. 1890
Kam. 1770
Rab. 1660
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Achmad Kadarisman, SHI 2012-04-05 12:37
Hisab Rukyat adalah ilmu yang mutlak harus dikuasai oleh warga PA, terutamanya Hakim. Alhamdulillah, ya... sy dulu kuliah ilmu falaq ngulang 2 kali sehingga tambah mantap ilmu Hisab Rukyat sy. Semoga tahun ini bisa hisab rukyat lagi di Bawean. aamiin.....
Reply
 
 
# MASHADI 2012-04-09 08:23
Hisab rukyah di pantai, asyik sekalian bawa pancing......
Reply
 
 
# Ali Hamdi, Giri Menang Lobar 2012-04-05 12:54
sebelum menjadi bonsai, setelah program hisab rukyat menggebrak makasar, kapan ada giliran untuk PTA Mataram, kita tunggu pak sebelum menjadi barang langka, apalagi mengawali puasa tahun ini bertururt turut 3 tahun akan ada perbedaan.
Reply
 
 
# Zulkifli 2012-04-05 12:56
Hisab rukyat sangat perlu dikuasai oleh para hakim PA.....bagaimana bisa memberikan itbat kesaksian rukyat hilal jika ilmunya saja belum menguasai....bisa-bisa dibohongi oleh orang-orang yang memberi kesaksian.
Reply
 
 
# Mulyadi Pamili, Gorontalo 2012-04-05 13:11
Sejak beralih menjadi bidang pekerjaan Depag, maka hisab rukyat menjadi barang "langkah" bagi pegawai di lingkungan PA. karenanya perlu menggairahkan kembali para penggiat hisab rukyat di PA. Selamat bagi PTA. Makassar yang memulai kegiatan Hisab rukyat ini.
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-04-05 13:15
Memang untuk terus mempertahankan ilmu hisab rukyat ini perlu diadakan terus pembinaan secara stimultan dan berkesinambungan di bidang hisab rukyat terhadap para aparat peradilan agama khususnya hakim pengadilan agama di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai sarana untuk sharing dan berbagi pengalaman tentang kehisabrukyatan, sekarang ini sudah ada komunitas/jejaring sosialnya yaitu RHI (Rukyatul Hilal Indonesia) di alamat www.rukyatulhilal.org pimpinan Bapak Mutoha Arkanuddin, Ketua JAC (Jogja Astro Club).
Mari kita bergabung bersama RHI untuk menambah dan menimba ilmu dan pengalaman serta bisa juga memesan peralatan Hisab Rukyat melalui Kedai Falak Online "RHI Shop"
Semoga Ilmu Falak (HIsab Rukyat) tetap digemari dan digandrungi oleh Hakim/aparat PA,apalagi salah seorang Pakarnya Pak Dirjen Kita. Amin !!!!!
Reply
 
 
# Ahsan, PA Sengeti 2012-04-05 13:32
Salut untuk Bapak Nabhan Masputra, Bpk Cecep Nurwendaya, Bpk Assadurrahman yg setia membina kader-kader PA di bidang hisab rukyat hingga sekarang dg difasilitasi oleh Ditpratalak Badilag.
Biar hisab rukyat tidak semakin asing dan langka, perlu diperbanyak pelatihan. Kalau perlu, ada sertifikasi hakim hisab rukyat spt sertifikasi hakim mediator.
Reply
 
 
# Sisva Yetti / PTA mtr . 2012-04-05 13:37
Memang benar sekali Pak , hisab rukyat sdh mnjd barang langka , krn skrg kt hanya diberikan kewenangan utk mengisbatkan kesaksian org-org yg melht hilal saja , shgga ilmu hisab rukyat gak lagi dipraktekkan , jd sangat perlu sekali diadakan pelatihan dan pembinaan hisab rukyat bg para hakim PA diseluruh wilayah .
Reply
 
 
# Abdurrahman Alwi PA Sengeti 2012-04-05 13:40
Orientasi Hisab Rukyat merupakan kegiatan yang pasti sangat bermanfaat, semoga Jambi bisa segera menyusul.
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-04-05 13:53
Mungkinkah ummat bisa disatukan dengan hisab rukyat yang diselenggarakan,,bukankah masalah rukyat merupakan masalah furu'iyah... :lol:
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-04-05 14:09
Kita orang PA tetap harus bisa hisab dan rukyah, sehingga dalam penetapannya kita tidak salah mengambil keputusan, sebab itu menyangkut ibadah, juga menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena itu kami tetap memohon supaya ada penataran hisab rukyat, kami tunggu pak dirjen.
Reply
 
 
# eni 2012-04-05 14:22
wah kapan nih ada pelatihan hisab rukyat di bali...
Reply
 
 
# Muhdi Kholl PA Kangean 2012-04-05 14:37
Kontinuitas pengembangan Ilmu Hisab Rukyat tidak saja menjadi tugas Badan Perdilan Agama beserta Jajarannya, Tetapi dengan di dukung oleh Kementrian terkait seperti Kemenag dan Lain Sebaginya adalah merupakan amanah ummat Islam untuk terus mengembangkan dan mewariskannya pada generasi sebelumnya, demi tegak dan terimplementasikannya syariat Islam di Bumi persada Nusantara, karena itu Qita semua wajib mendalaminya , semoga bermanfaat ,Amin
Reply
 
 
# Jamhur MS Sigli 2012-04-05 14:45
Sebelum dia terlalu langka, maka seyogianya pelatihan-pelatihan hisab rukyat kembali digalakan disetiap PTA.
Reply
 
 
# uwanuddin PTA BDL 2012-04-05 14:50
Ilmu hisab dan Rukyat memang jarang diminati oleh sebagian hakim PA, karena kurang hoby dengan hitung-hitungan ada juga karena digunakannya hanya setahun sekali itupun kalau ada orang yang merukyat hilal kemudian berhasil melihat baru hakim akan melakukan sidang isbat. oleh karena itu kami sangat mendukung bila Pak.Dirjen tetap memberikan pembinaan Hisab Rukyatini,agar tidak dilupakan oleh rekan-rekan hakim Pa. WASALAM
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-04-05 15:28
Seingat saya sejak tahun 2008 pelatihan hisab rukyat tidak pernah lagi menggeliat. Syukur2 bila ilmunya masih tersisa kendati tidak mahir. Kalau tidak, apa kata partner kerja dikala diminta ...termasuk diminta menjadi anggota BHR (Badan Hisab Rukyat di daerah)...!?
Reply
 
 
# Hermanto 2012-04-05 16:23
Semoga akan tumbuh dan hadir kembali pakar2 Hisab Rukyat dari lingkungan Peradilan Agama melalui kegiatan pembinaan yg dilakukan Direktorat Pratalak (Badilag), dan ini pasti akan menguntungkan peradilan agama karena SDM nya menguasai bidang yang melahirkan tokoh2 dalam bidang ini sebelumnya...
Reply
 
 
# subhan fauzi,PA Kng 2012-04-05 17:03
Hisab rukyat akan selalu menjadi perhatian di Indonesia,lebih-lebih sering terjadi perbedaan 'idain.
Reply
 
 
# H.Makka A 2012-04-05 18:07
Terima kasih atas diikutkannya sebagai peserta pada Orientasi Hisab Rukyat yang dilaksanakan di Makassar, muda2han ilmu yang saya peroleh dalam orientasi tersebut dapat saya tularkan kepada teman-teman.
Reply
 
 
# daswir tanju ng 2012-04-05 18:17
sekarang hidup rukyat di Peradilan Agama sudah dirasa langka, hal ini sejak tugas ini beralih ke Kement Agama, maka bagi PA tidak lagi menarik, pada hal tugas hisap rukyat adalah tugas yang sangat mulia dan sangat dibutuhkan oleh umat Islam terutama dalam penentuan waktu shalat, puasa dan lain sebagainya.miskipun bukan lagi tugas pokok kita, tidak ada salahnya aparat p A terutama Hakim tetap menekuninnya.
Reply
 
 
# Ilman Hasjim, PA Andoolo 2012-04-05 18:29
Betul apa yg disampaikan pak Hidayatullah. Hisab rukyat sudah jadi barang langka. Nampak dan kelihatan, sejak satu atap dgn MA, kecenduran hakim untuk mendalami hisab rukyat semakin berkurang. Sy berpendapat, untuk bs mendekatkan hakim dengan ini, pelatihan-pelatihan hisab rukyat harus diadakan. Jika perlu, seperti halnya mediasi, hisab rukyat juga harus bersertifikasi. Disamping sebagai upaya menjaga agar hakim dan aparat PA masih dekat dengan ilmu ini, juga bisa dijadikan 'syarat' bagi hakim yang akan menggelar sidang itsbat kesaksian rukyat hilal. Meskipun demikian, kami yg pernah menggeluti ilmu ini akan terus mempelajari dn mengembangkannya... InsyaAllah
Reply
 
 
# lanka asmar-PA Balige 2012-04-06 15:03
setuju....
Reply
 
 
# Mazharuddin_Balige 2012-04-06 15:50
Kami tunggu di Medan Bos...
Reply
 
 
# Mazharuddin_Balige 2012-04-06 15:54
Barang langka, biasanya mahal harganya...
tapi Badilag masih mau bagi2...
kami tunggu ya di medan, pasti banyak peminatnya...
Reply
 
 
# Asni Falah PTA BDL 2012-04-06 17:25
Alhamdulillah orientasi hisab rukyat diadakan lagi oleh Badilag. Insya Allah ilmu langka yang dimiliki oleh sebagian hakim Peradilan Agama itu akan semakin subur dan berkembang sehingga dapat diterapkan pada masyarakat.
Reply
 
 
# M.Yusuf Waka PA Kendari 2012-04-06 17:36
Menggelorakan kembali semangat para hakim PA terhadap Hisab rukyat merupakan hal yang sangat positif dan patut diapresiasi oleh warga Peradilan Agama.Hisab rukyat salah satu instrumen yang diharapkan bisa membangun hubungan yang positif dengan kementerian Agama.Maju terus
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-04-06 19:26
Betul, kita dukung kembali pembinaan di bidang hisab dan rukyah, karena ini kan salah satu ilmu yang harus kiti miliki sebab kita diminta untuk menetapkannya, karena itu kita tunggu di PTA lain.
Reply
 
 
# Toyeb, PA Poso 2012-04-07 09:21
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI melalui Direktorat Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama berusaha melakukan pembinaan secara stimultan dan berkesinambungan di bidang hisab rukyat terhadap para aparat peradilan agama khususnya hakim pengadilan agama di seluruh wilayah Indonsia
KAPAN DI PTA PALU PAK YA..... ?
Reply
 
 
# labolong 2012-04-07 18:57
hisab-rukyat memang barang langka tapi kenyataannya di pengadilan agama tidak ada anggaran khusus untuk itu, kalau banyak anggarannya tidak menjadi langka lagi, he he he !
Reply
 
 
# labolong 2012-04-07 19:00
Sebenarnya bukan barang langka, hanya anggarannya yang langka, bayangkan mau pergi rukyat saja hanrus ngemis-ngemis biaya kebendahara, bagaimana tuh !
Reply
 
 
# lacambang 2012-04-07 19:03
Mestinya hakim PA malu kalo nggak bisa hisab, sudah diberi tunjangan kok nggak mau beli kalkulator, untuk apa tunjangannya apalagi kalau terlibat mogok, he !
Reply
 
 
# Fauzi Ardi-PA Bulukumba 2012-04-08 08:21
Karena merupakan barang langka, mk seharusnya hisab rukyat ini tetap di jaga ketuhannya, dirawat secara maksimal dengan menguasai dasar-dasarnya, jangan terlena dgn aplikasi teknologi modern dgn cara instan yg semuanya dapat diketahui hanya dgn memainkan jemari di atas tombol komputer. Cara melestarikan ilmu ini adalah dengan penguasaan dasar-dasarnya (rumus-rumus) lalu dikombinasikan dgn penguasaan teknologi modern IT di bidang hisab rukyat. Bravo for pencinta hisab rukyat
Reply
 
 
# Daswir Tanjung PTA Bdg 2012-04-09 07:23
memang sekarang hisab rukyat sudah menjadi langka dilingkungan Peradilan Agama,sejak tugas ini beralih ke Kement Agama, karena tidak lagi menjadi tugas pokok, maka sudah terlupakan pada hal masalah hisab rukyat satu bagian ilmu yang sangat penting dipelajari dan sangat berguna bagi kehidupan sehari - hari terutama dalam pelaksanaan ibadah shalat dan puasa.
Reply
 
 
# basirun PA. Paniai-PAPUA 2012-04-09 07:41
sangat perlu bagi hakim,karena semakin langka pengkajiannya.
belajar di pesantren, di bangku kuliah, rasanya masih belum cukup.
kapan di adakan di lingkungan papua
Reply
 
 
# # peg.Badilag 2012-04-09 07:56
Memang hisab rukyat sangat diperlukan bagi umat islam terutama daslam nenetukan awal-awal bulan qomaruyah terutama 1 muharrah, 1 ramadhan dan 1 syawal serta zulhijjah, oleh sebab itu semestinya kita terutama para hakim mampu dalam perhitungan hisab dan rukyat bagaimana caranya menentukan tanggal 1 bulan qomariyah juga menetukan arah kiblat
Reply
 
 
# vera-elna@yahoo.co.id 2012-04-09 08:25
Asslamkm, saya ingin sekali menguasai ilmu hisab rukyat, kapan yaaa saya dapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan hisab rukyat tsb. Amin............. (kami menunggu)
Reply
 
 
# hermansyahiri@yahoo.co.id 2012-04-09 08:46
Memang PA hanya berwenang untuk memberikan "Itsbat kesaksian Rukyat Hilal", tetapi bagaimana mungkin bisa mengitsbatkan kalau hakimnya tidak memahami teori hisab dan rukyat. oleh karena itu hakim mutlak harus mahir di bidang hisab dan rukyat, oleh karenanya pula sosialisasi ataupun pelatihan hisab dan rukyat perlu digalakkan kembali.
Reply
 
 
# Ahmad, PA MTR 2012-04-09 08:54
Rasanya, rindu dengan kegiatan Hisab Rukyat, yg dulu selalu kita geluti, emang bener terutama pasca 1 atap, kegiatan tersebut sudah menjadi terasing dilingkungan peradilan agama. karena itu perlu ada kiat-kiat yang bisa menjadi stimulus bagi warga PA untuk kembali membuka catatan-catatan Ilmu Falaknya, semoga kegitan Hisab Rukyat dapat bergairah kembali aminnnn....
Reply
 
 
# umi-pajb 2012-04-09 09:09
Hisab rukyat bukan barang langka , namun kita saja yg tdk perhatian. Meskipun kita telah pisah dari Dep.Agama, tetap saja kalau mau ru;yat yang dipanggil hakim Pengadilan Agama. Baru-baru ini UIN Jakarta telah meluluskan salah satu Hakim PA sebagai Doktor dimana disertasinya mengenai Hisab Rukyat. Jadi Dinamika itu masih ada , hanya tinggal pembinaan saja dari atasan
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-04-09 10:45
barang langka akan menjadi mahal harganya dan memiliki prestise tersendiri bagi yang memilikinya,mudah-mudahan kita mendapatkan barang langka tersebut, demi kemaslahatan ummat yang semakin susah untuk mendapatkan barang langka itu.
Reply
 
 
# Nurbaeti-PA. Sengeti 2012-04-09 11:04
Apresiasi yg tinggi untuk digalakkan kembali pelatihan hisab rukyat di peradilan agama, krn pasca satu atap semangat untuk emndalami hisab rukyat semakin menurun.
Reply
 
 
# H.Nasri-Bulukumba 2012-04-09 11:46
Semoga dengan apa yang telah dihasilkan didalam pelataihan tersebut, akan membangkitkan semangat bagi para hakim untuk menelaah secara terus menerus sehingga ilmu tersebut tetap berkembang dan tidak terlupakan dan ucapan terima kasih kepada Bpk Dirjen yang telah mengikutsertakan saya dalam pelatihan tersebut Jazakumullahu khariral Jazak.
Reply
 
 
# Wachid@Semarang 2012-04-09 13:16
Hisab rukyat (ILMU FALAK) dahulu datang sebagai hal yang "gharib", dan sekarang kembali menjadi hal yang "gharib", maka beruntunglah para "ghuroba". Realita, tidak semua hakim paham dengan ilmu falak, dan tidak semuanya berminat mempelajari ilmu ini, maka sebaiknya, demi efektivitas, pelatihan seperti ini dikhususkan bagi yang berminat dan punya kemampuan (diseleksi dahulu). Mungkinkah?
Reply
 
 
# Rajani. Wasek PA.Muara Tebo 2012-04-09 14:50
semoga kegiatan pembinaan untuk hisab rukyat dapat ditularkan ke seluruh PA.secara Nasional...agar yang tahu akan hisab rukyat lebih banyak..
Reply
 
 
# MAME SADAFAL - PA SIDOARJO 2012-04-09 15:32
Orientasi yang positif terhadap Hisab rukyat merupakan simbol bahwa sebenarnya hisab rukyat merupakan ilmu yang terus menerus berkembang dan harus terus dikembangkan, aparat peradilan agama harus mempunyai perhatian, ghirah dan ketertarikan untuk mendalami hisab rukyat meskipun Pengadilan Agama hanya diberi kewenangan untuk memberikan itsbat kesaksian rukyat hilal.
Reply
 
 
# al-maosy papaniai 2012-04-10 06:44
hehe,,, ingat waktu pendidikan cakim 94,,, bravo
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MS.Aceh 2012-04-10 07:54
Sejak beralihnya tugas hisab rukyat ke Departemen Agama/Kementrien Agama maka terasa ada sesuatu yang hilang dan seharusnya walau bukan tugas kita lagi tapi selaku Hakim Pengadilan Agama harus faham dan tahu tetang hisab dan rukyat tersebut, apalagi untuk menentukan arah kiblat. Kita sering mendapat pertanyaan hal-hal tersebut.
Reply
 
 
# Harmen-PA.Tanjung Pati 2012-04-10 08:27
Setetes apapun ilmu, akan selalu berguna bagi kita bersama, Saya setuju ilmu hisab rukyat kembali kita lestarikan di jajaran Badilag.
Reply
 
 
# # Bisman PA Tanjung Pati 2012-04-10 08:41
Ilmu falak adalah ilmu yang bermanfaat dan tetap dibutuhkan masyarakat sepanjang masa dalam menentukan awal bulan,arah kiblat dan jadwal waktu shalat.Oleh karena itu-jika tidak bisa semua Hakim- minimal di masing-masing PA harus ada satu orang yang ahli dalam bidang itu.
Reply
 
 
# PTA Semarang 2012-04-10 08:43
Hisab Rukyat termasuk hal penting untuk dikuasai hakim PA, meski tugas untuk melakukan hisab jatuh pada Depag tetapi srg hakim PA dijadikan salah satu peng-hisab yg diperlukan bantuannya oleh Depag. Semoga kedepannya bisa lebih terkoordinir n lebih maju
Reply
 
 
# rosmadi 2012-04-10 08:59
setiap yang langka perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya :P
Reply
 
 
# razali yusuf badilag 2012-04-10 10:31
Terimakasih buat teman-teman para Hakim PA.yang telah banyak memberi masukan dan perhatiannya terhadap orientasi Hisab Rukyat.mudah-mudahan dengan kebijakan Bapak Dirjen Badilag.orientasi HR.untuk tahun 2013 se macam ini bisa kita adakan di semua pengadilan Tinggi Agama.
Reply
 
 
# H.Ahrum Hoerudin PA Indramayu 2012-04-10 11:23
Sosialisasi : bagaimana tara cara prosedur dan pengajuan permohonan Isbath Awal Bulan oleh sebuah isnstitusi/Lembaga atau perorangan, dalam hal Depag atau Kasi Urais atau siapapun namanya ? Tugas kita juga. Penguasaan Hisan Rukyat sebagai Ilmu teoritis dan amaliah Praktik memang termasik barang langka, tapi wujud itu tetap up date ssmpai akhir jaman, dituntut kemampuan dan teknis khusus, dan wajib kita melestarikannya; ini ibadah
Reply
 
 
# Chrisnayeti, Badilag 2012-04-10 15:11
Sudah jadi ilmu langka dan kalau para hakimnya sangat menguasai akan menjadi nilai tambah buat PA dan Peradilan Agama.
Reply
 
 
# MAME SADAFAL - PA SIDOARJO 2012-04-10 15:28
Apresiasi terhadap kegiatan pembinaan di bidang hisab rukyat merupakan simbol perhatian dan ghirah terhadap bidang ini masih terbina dengan baik meskipun tergolong dalam klasifikasi barang langka dan PA hanya diberi kewenangan, untuk memberikan itsbat kesaksian rukyat hilal dalam rangka penentuan awal bulan qamariyah tahun hijriyah, yakni awal bulan ramadhan, syawal dan dzulhijjah, Semoga pembinaan ini samakin meningkatkan perhatian aparat PA untuk mempelajari ilmu langka ini.
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-04-10 18:20
sosialisasikan kembali HIsab Rukyat dan masukan ke DIPA demi kemajuan program tsb yg pernah menjadi andalan Badilag...selamatkan ilmu langka ini dengan memasukkan ke Undang-undang agar Hisab Rukyat jgn setengah2 menjadi wilayah kewengan PA jadikan Hisab Rukyat menjadi kewenangan PA yg sesungguhnya....kondisi tsb masih diakui masyarakat bahwa PA mampu dan handal dalam bidang Hisab Rukyat......smg
Reply
 
 
# Drs. CECE RUKMANA IBR, SH, MH. WK.PA. Tigaraksa 2012-04-11 07:40
Semoga pembinaan Hisab Rukyat terus digalakan, agar ilmu ini terus berkesinambungan samapai ke generasi berikutnya, terima kasih kepada para nara sumber pak Nabhan, pak Cecep dan pak Asadurrahman, semoga ilmu akan mudah diserap oleh para kadernya. (ini dari Cece Rukmana pak Asad konco di IAIN JAKARTA).
Reply
 
 
# sutikno-PA donggala 2012-04-11 08:46
idealnya hakim hrs lebih tahu hisab rukyat, krn penentuanx melalui putusan PA, mdh2n PTA Palu segera kebagian pelatihan secepatnya, dah lama jg ini gak belajar hisab rukyat,.....
Reply
 
 
# Irwandi, KPA. Ruteng 2012-04-12 14:45
Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan dialihkanya kewenangan hisab rukyat ke kementerian agama, sedikit mengurangi minat belajar tentang ilmu falak bagi aparat peradilan agama, meskipun masih ada kewenangan untuk mengisbatkan kesaksian rukyatul hilal.
Reply
 
 
# Lukito75fatwa@gmail.com 2012-04-12 20:13
Assalamu'alaikum War. Wab.
Mohon perkenannya agar saya dapat diberikan kesempatan untuk ikut pelatihan HIsab Rukyat.
Lukito, Pengawas PAI di Kementrian Agama Kab. Poso
Reply
 
 
# Lukito, Pengawas PAI Kemenag Poso 2012-04-12 20:15
Mohon dapat diikutsertakan pada pelatihan Hisab Rukyat
Reply
 
 
# Lukito, Pengawas PAI Kemenag Poso 2012-04-12 20:16
Bagaimana untuk mendapatkan softcopy ephemeris di excel
Reply
 
 
# #gunawan_ PA Pare 2012-04-16 14:45
Orientasi Hisab Rukyat di Makassar sangat bermanfaat, karena langsung dipraktikkan n terpenting lg softcopy program ephemeris, rukyatulhilal, n penentuan arah kiblat langsung dibagikan, sehingga memudahkan dalam praktik.
Reply
 
 
# #gunawan_Pa-parepare 2012-04-16 14:50
:-) Orientasi Hisab Rukyat di Makassar sangat bermanfaat, krn langsung dipandu para pakar dalam praktik, n softcopy program ephemeris, rukyatulhilal, qiblatlecator langsung dibagikan.
Reply
 
 
# H Manshur Alkaf 2012-04-17 08:30
Saya sangat gembira karena masih banyak yg menganggap perlu kepedulian kita kepada Ilmu Hisab(mudah2an tidak sebatas dalam bentuk komentar terhadap tulisan diatas)
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA Watansoppeng 2012-06-15 14:25
Dengan menggunakan Hisab & Rukyat, saat-saat ketinggian hilal kritis,akan rawan perbedaan. Rukyat yang kita lakukan dalam kondisi seperti ini tabdzir. Saya lebih cenderung tinggalkan saja rukyat, yakin pada hasil hisab seperti yakin kita pada Jadwal Imsakiyah produk hisab.
Jadikan IJTIMA' sebagai titik batas awal dan akhir bulan. Kita akan dapat menetukan batas tanggal/bulan dengan limit waktu yang tipis bahkan bisa hitungandetik. Zona tempatpun bisa kita minimalisir ibarat orang membuat lin/garis lapangan tennis yang tipis, sehingga tidak terlalu banyak bola sengketa yang jatuh di lin/garis
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 790 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS