Sabtu, 12 Juli 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Maintenance server SIMPEG | (11/7)
PENGUMUMAN : Penyampaian Target PNBP Umum dan PNBP Fungsional TA 2015 | (10/7)
PENGUMUMAN : Eksaminasi Bagi Calon Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama | (10/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 14 | (7/7)
PENGUMUMAN : Laporan Keuangan Semester I DIPA 04 tahun 2014 | (3/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 13 | (2/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 12 | (27/06)
PENGUMUMAN : Surat Rukyat Hilal Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1435 H
| (24/6)

PENGUMUMAN : Revisi Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (20/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 11 | (20/06)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta bintek Angkatan IV | (17/6)
PENGUMUMAN : Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah
| (17/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 10 | (13/06)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Orientasi Hisab Rukyat di Balikpapan | (10/6)
VIDEO : Diskusi Hukum | (9/6)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Calon Panitera Pengganti MS/PA | (6/6)
PENGUMUMAN : Undangan Diskusi Hukum Edisi ke 4 | (6/6)
PENGUMUMAN : Hasil Rapat TPM Mahkamah Agung RI
| (5/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 9 | (02/06)




Tambahkan ke Google Reader
Diklat Di Tempat Kerja (Oleh : Asep Farhanil Ibad) | (05/05) PDF Cetak E-mail
Hikmah Badilag - Hikmah Badilag
Rabu, 06 Mei 2009 05:01

DIKLAT DI TEMPAT KERJA

 Oleh : Asep Farhanil Ibad

 Islam memandang bahwa ilmu merupakan salahsatu dasar penentuan derajat dan martabat seseorang dalam kehidupan, dan Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk senantiasa meminta tambahan ilmu. Allah berfirman:

وقل رب زدنى علما

“….dan katakanlah (olehmu Muhammad) : "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan".

يرفع الله الذين أمنوا منكم والذين أوتوا العلم درجات

“…… Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”

Pada dasarnya, dengan bertambahnya ilmu akan dapat meningkatkan pengetahuan seorang Mukmin terhadap berbagai dimensi kehidupan, baik urusan agama maupun yang lainnya; akan dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensinya dalam menjalankan tugas pekerjaan yang dibebankan kepadanya; akan mendapatkan derajat yang tinggi; akan lebih bisa mendekatkan diri dan mengenal Allah Tuhan yang telah menciptakannya, dan akan selamat di dunia dan di akhirat.

Rasulullah SAW. bersabda :

من اراد الدنيا فعليه باالعلم ومن اراد الآخرة فعليه باالعلم ومن اراد هما فعليهما باالعلم

“Barangsiapa yang ingin mendapatkan dunia maka harus dengan ilmu; barangsiapa yang ingin mendapatkan akhirat maka harus dengan ilmu, dan barangsiapa yang ingin mendapatkan keduanya maka harus dengan ilmu”.

Dalam Islam, metode Pelatihan/Diklat Di Tempat Kerja bagi setiap pegawai/karyawan yang tujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi serta kemampuan teknis pegawai/ karyawan dalam menunaikan tanggung jawab dan pekerjaannya telah diterapkan oleh Rasulullah SAW. khususnya bagi pegawai yang akan diangkat untuk mengurusi persoalan kaum muslimin.

Hal tersebut tercermin dalam peristiwa ketika Rasulullah SAW. akan mengutus ‘Ali bin Abi Thalib menjadi seorang Hakim di Yaman, Beliau membekalinya dengan memberikan nasihat-nasihat dan beberapa petunjuk.

‘Ali berkata : “Ketika Rasulullah SAW. mengutusku ke Yaman untuk menjadi seorang Hakim, aku bertanya, Ya Rasulallah ! Engkau mengutusku, sedang aku masih muda belia dan aku tidak memiliki pengalaman (ilmu) tentang peradilan ?

Rasulullah menjawab : “Sesungguhnya Allah akan memberikan hidayah kepadamu, dan menetapkan lisanmu. Ketika datang ke hadapanmu dua orang yang sedang berseteru, maka janganlah engkau menetapkan keputusan sampai engkau mendengarkan perkataan pihak kedua sebagaimana engkau mendengar pernyataan pihak pertama, karena itu akan membuatmu lebih cermat dan bersih dalam memberikan suatu keputusan”.

Ali berkata : “Setelah itu tidak ada lagi keraguan bagiku dalam memberikan keputusan”.

Untuk itu, selama kita masih hidup dituntut supaya terus berusaha mencari dan menuntut ilmu guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan, dengan memanfaatkan segala fasilitas dan sarana yang ada di sekitar kita, karena apabila bekerja tanpa dilandasi dengan ilmu yang cukup, maka hal tersebut akan sia-sia.

وكل من بغير علم يعمل عمله مردوة لا تقبل

“Barangsiapa yang beramal tidak didasari ilmunya, maka amalnya tidak diterima (sia-sia)”.

Allah berfirman :

ولا تقف ما ليس مك به علم إن السمع والبصر والفؤاد كل أولئك كان عنه مسئولا

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”.

Islam memerintahkan kepada ummatnya supaya bersungguh-sungguh mencintai dan memuliakan setiap pekerjaan dalam berbagai bidang dengan dilandasi ilmu yan cukup untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan bernilai ibadah. Rasulullah SAW. menegaskan bahwa sesuatu yang dihasilkan dari buah karya tangan sendiri, hasil kerja keras sendiri, sangat baik dan berharga meskipun nilainya tampak tidak seberapa daripada hasil meminta-minta.

ما أكل أحد طعاما قط خير من أن يأكل من عمل يده- وإن نبي الله داود عليه السلام كان يأكل من عمل يده - ولا تكونوا كلا على الناس

“Tidak ada suatu makanan yang lebih baik yang dimakan oleh seseorang daripada apa yang ia makan dari hasil pekerjaan tangannya sendiri; Sesungguhnya Nabi Allah Dawud AS. memakan makanan dari hasil kerja tangannya sendiri, dan janganlah kamu menjadi beban tanggungan/ memberatkan kepada orang lain”.

TanggalViewsComments
Total16570
Sab. 1230
Jum. 1130
Kam. 1020
Rab. 0930
Sel. 0820
Sen. 0740
LAST_UPDATED2
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1008 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS