Sabtu, 12 Juli 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Maintenance server SIMPEG | (11/7)
PENGUMUMAN : Penyampaian Target PNBP Umum dan PNBP Fungsional TA 2015 | (10/7)
PENGUMUMAN : Eksaminasi Bagi Calon Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama | (10/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 14 | (7/7)
PENGUMUMAN : Laporan Keuangan Semester I DIPA 04 tahun 2014 | (3/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 13 | (2/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 12 | (27/06)
PENGUMUMAN : Surat Rukyat Hilal Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1435 H
| (24/6)

PENGUMUMAN : Revisi Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (20/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 11 | (20/06)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta bintek Angkatan IV | (17/6)
PENGUMUMAN : Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah
| (17/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 10 | (13/06)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Orientasi Hisab Rukyat di Balikpapan | (10/6)
VIDEO : Diskusi Hukum | (9/6)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Calon Panitera Pengganti MS/PA | (6/6)
PENGUMUMAN : Undangan Diskusi Hukum Edisi ke 4 | (6/6)
PENGUMUMAN : Hasil Rapat TPM Mahkamah Agung RI
| (5/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 9 | (02/06)




Tambahkan ke Google Reader
Pembukaan Kegiatan Bintek Kompetensi Hakim PA 2012 | (01/03) PDF Cetak E-mail
Kamis, 01 Maret 2012 16:51

Direktur Pembinaan Tenaga Teknis PA :

“Kita Perlu Menyamakan Persepsi Antara Ditjen Badilag dan Satker di Daerah”

Jakarta | badilag.net (01/03/2012)

Sampai saat ini, dalam melakukan pelatihan berupa bimbingan teknis yang dilakukan oleh Ditjen Badilag dan Satker di daerah masih berbeda-beda, belum ada keseragaman antara satker yang satu dan lainnya.

Oleh karena itu, kita perlu membuat satu pedoman yang baku agar semua pelatihan yang dilakukan baik oleh Ditjen Badilag maupun satker di daerah semuanya seragam.

Demikian Direktur Pembinaan Tenaga Teknis PA, Purwosusilo menyampaikan hal tersebut ketika membuka kegiatan bimbingan teknis kompetensi hakim peradilan agama, Rabu malam di Tangerang (29/02/2012).

Selain menyamakan persepsi, dalam rangka memberdayakan pengadilan tingat banding sebagai kawal depan Mahkamah Agung (MA), pada tahun ini Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis juga akan melakukan empat kali kegiatan pelatihan bagi hakim tinggi yang nantinya mereka akan melatih kepada teman-teman di daerah.

Sebelumnya Purwosusilo memohon maaf kepada para peserta kegiatan karena yang seharusnya membuka acara adalah Dirjen Badilag, Wahyu Widiana namun karena kesibukan beliau sehingga diwakilkan kepadanya.

“Seharusnya acara pembukaan malam hari ini dibuka langsung oleh Dirjen Badilag namun karena akhir bulan Februari ini tanggalnya bagus sekali. Tanggal 27 Februari kemarin bapak-bapak di MA termasuk Pak Dirjen dan ketua PTA juga sangat sibuk sekali dari pagi sampai malam, jelasnya.

Kemarin juga ada rapat koordinasi, tadi pagi saja ada wisuda Ketua MA yang akan memasuki masa pensiun dan kemudian malam harinya peluncuran buku beliau dan kebetulan pak Dirjen menjadi  ketua seksinya, lanjutnya.

Sebagaimana kita ketahui, kemarin malam Ditjen Badilag telah selesai melaksanakan kegiatan rapat koordinasi yang pesertanya ketua PTA seluruh Indonesia dan juga lokakarya hakim tinggi se propinsi Jawa dan Bandar Lampung di Jakarta.

Purwosusilo mengungkapkan bahwa sampai saat ini pengadilan tingkat banding sebagai kawal depan MA belum berjalan sebagaimana mestinya. Mengenai implementasinya, dia mengakui bahwa hakim tinggi masih belum diberdayakan, selain itu Wakil Ketua PTA disamping punya ide-ide bagus tapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan kritikan kepada hakim dan ketua PTA kurang berjalan.

“Pak Dirjen dan seluruh jajarannya sampai pengadilan tingkat banding dan para hakimnya sudah komitmen menjadikan PTA sebagai kawal depan MA, tegasnya.

“Alhamdulillah, pada Selasa siang kita sudah selesai merumuskan mengenai bagaimana cara melakukan pemberdayaan pengadilan tingkat banding. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan edarkan ke daerah dijadikan pedoman pola pembinaan di PTA sebagai kawal depan MA, ungkapnya.

Purwosusilo mengakui, sekalipun secara teoritik PTA sebagai kawal depan MA, namun hampir keseluruhan permasalahanya semuanya masih sentralisasi di MA.

“Saya yang begitu merasakan sebagai direktur pembinaan teanga teknis, dalam hal pembinaan kepegawaian, mulai dari SK pengangkatan jurusita sampai pengangkatan hakim agung kalau belum selesai, masalah kepegawainnya semua ada di Ditjen Badilag, ungkapnya.

Sementara itu, menurut ketua panitia Arjuna, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 46 orang hakim peradilan agama seluruh Indonesia baik pengadilan tingkat banding maupun tingkat pertama.

Dijelaskanya bahwa tujuan dari kegiatan ini, disamping untuk meningkatkan pengetahuan terhadap tenaga teknis diharapkan pada kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan bahan ajar bintek lainnya di lingkungan peradilan agama.

“Tenaga pengajar kegiatan bintek ini terdiri dari MA dan pengadilan tinggi agama, jelasnya.

TanggalViewsComments
Total843436
Sab. 1250
Jum. 1170
Kam. 1050
Rab. 0990
Sel. 0840
Sen. 0760
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Haeruddin PA Tahuna 2012-03-01 19:36
Keseragaman antara satu satker dengan satker yang lain sangat diperlukan demi kesamaan langkah dalam menyelesaikan suatu perkara apalagi dengan adanya sistim mutasi yang sampai lintas provensi sehingga tenaga tehnis yang di mutasi ketempat yang baru tidaklagi memerlukan waktu yang terlalu lama untuk menyesuaikan diri karena perbedaan daerah Bravo Badilag..
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-03-01 19:58
Selamat kepada para peserta, semoga dengan adanya bintek ini semakin komplit keilmuan kita, sehinga aplikasinya di PA bisa sejalan dengan hyarapan para pencari keadilan, sederhana, cepat dan biaya ringan. Selamat semoga sukses.
Reply
 
 
# Abdul Rahman Salam, MH/PA Banggai Kepulauan 2012-03-01 20:38
Setuju kalau Ditjen Badilag merumuskan satu pedoman yang baku ttg bimbingan teknis untuk meminimalkan interpretasi yang berbeda dalam satu masalah yang sama sehingga terwujud satu keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan, kami tunggu pedoman tersebut.....
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-03-01 20:44
tujuan dari kegiatan ini, disamping untuk meningkatkan pengetahuan terhadap tenaga teknis diharapkan pada kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan bahan ajar bintek lainnya di lingkungan peradilan agama oleh hakim tinggi sebagai kawal depan MA.. :lol:
Reply
 
 
# Asni Falah PTA BDL 2012-03-01 20:49
pembukaan BIMTEK Badilag angkatan pertama tahun 2012 yang diikuti 46 peserta ini sangat berarti bersamaan telah dirumuskannya lokakarya Ketua PTA/MSy. Aceh dan Hakim Tinggi se Jawa dan Bandarlampung. Kedua hasil tsb diharapkan saling mengisi dan dapat diaplikasikan secara lebih baik dalam BIMTEK di daerah-daerah yang akan datang. Selamat belajar.
Reply
 
 
# Mohammad H.Daud PA.Negara Kalsel 2012-03-01 21:14
Semoga Bintek ini berjalan dengan lancar dan hasilnya dapat ditularkan ke daerah.
Reply
 
 
# Syafii Thoyib, PA Bantul - DIY 2012-03-01 21:44
Pemberdayaan Hakim Tinggi PTA untuk melakukan pembinaan dengan pola dan bekal persepsi yang sama ke Pengadilan tingkat pertama perlu segera dilakukan agar reformaasi birokrasi di lingkungan Pengadilan Agama segera terwujud.
Reply
 
 
# Ilman Hasjim, PA Andoolo 2012-03-02 04:54
Selain keseragaman pola pikir antara pusat dan daerah, menyamakan persepsi jg langkah efektif untuk mengurangi banyaknya perbedaan pendapat antar tenaga teknis dalam melaksanakan hal-hal teknis. Memaksimalkan peran Pengadilan Tingkat Banding sebagai kawal depan mahkamah agung adalah upaya positif, karena tingkat bandinglah yang akan melakukan pembinaan langsung pada satker2 dibawahnya. Semoga program badilag ini berjalan sesuai rencana, yg pada akhirnya rencana jangka panjang Mahkamah Agung sebagaimana tertuang dalam Blue Print 2010 - 2035 dapat mencapai hasil seperti yg dicita2kan...InsyaAllah akan TERWUJUD(NYA) BADAN PERADILAN INDONESIA YANG AGUNG"
Reply
 
 
# saifuddin PA Jayapura 2012-03-02 05:34
Penyatuan persepsi dari seluruh Hakim Tinggi nampaknya bukan hal yang mudah. Disamping disamping latar belakang pemahaman yang beragam, juga daya tangkap yang beragam. Ironisnya, kadang muncul pemahaman, bahwa Pemateri berpendapat demikian, akan tetapi kami tetap berpendapat demikian. Ini ironis.
Reply
 
 
# maharnis pta Jayapura 2012-03-02 05:48
saya setuju sekali atas gagasan pak purwosusilo (direktur Pembinaan tekhnis) agar pola dancara bintek seragam diseluruh Peradilan agama. Untuk itu semua hakim tinggi harus mendapat pelatihan yang sama agar pemberdayaan hakim tinggi pada PTA sebagai kawal depan Mahkamah Agung dapat berjalan dengan baik.dari timur indonesia kami berharap agar setiap pelatihan bintek Hakim tinggi PTA Jayapura diikutkan jangan ada diskriminasi diantara kita pak, Mudah-mudahan Allah swt me ijabahnya amin
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-03-02 06:31
Saya menyampaikan terimakasih kepada Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Bapak Purwosusilo yang telah membuka acara Bimtek kompetensi Hakim dan alhamdulillah saya sebagai salah seorang peserta merasakan kegiatan ini betul2 bermanfaat, karena substansinya menyusun bahan ajar untuk bimtek lainnya di lingkungan peradilan agama baik untuk hakim, panitera/ panitera pengganti dan jurusita/jurusita pengganti, sehingga nantinya dapat menghalau ketidaksamaan persepsi bagi Hakim Tinggi ketika melakukan pembinaan ke daerah. Dengan adanya silabi bahan ajar tersebut yang dipedomani oleh para Hakim Tinggi, tentunya akan menciptakan persepsi yang sama dalam mengaplikasikannya terhadap ketiga tenaga teknis dimaksud, mulai dari yang berada di ujung Barat hingga ke ujung Timur nusantara. Semoga acara ini berjalan lancar dan sukses. Amin...!
Reply
 
 
# Drs. H. Zein Ahsan MH 2012-03-02 07:07
Semoga yang ikut bintek ini dapat menularkan ilmu ditempat tugas masing-masing sekembalinya dari bintek ini. Dan dapat membina juru sita, panitera pengganti, panitera muda, pansek dan hakim didaerah yang belum pernah mengikuti bintek selama bertugas. semoga amiin.
Reply
 
 
# Tatang Std PA Smrda 2012-03-02 07:41
Pemberdayaan Hakim Tinggi sbg garda depan MARI segera direalisasikan shg kekurangan-kekurang yg ada di peradilan tinkat pertama dapat segera diatasi.
Reply
 
 
# Nursal-PA Muara Bungo 2012-03-02 07:56
memang apabila di dalam organisasi yang sama terdapat persepsi yang bermacam-macam jalan roda organisasi tersebut akan mandeg, oleh sebab itu perlu menyatukan persepsi sehingga akan sama di dalam memahami/penafsiran tugas dan tanggungjawab di dalam merealisasikan PTA kawal depan MA ... setuju pak direktur
Reply
 
 
# Diah PTA Sby 2012-03-02 07:59
Pengadilan tingkat banding sebagai kawal depan MA harus terus merombak diri demi tercapainya tujuan tersebut. Pelatihan-pelatihan yang diadakan seyogyanya sesuai dengan kebijakan dan sejalan dengan program ditjen badilag yang merupakan kesinambungan dan bukan putus ditengah jalan. Tentunya disampaikan oleh tenaga-tenaga yang mumpuni sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta demi untuk tujuan bersama yang mendambakan peradilan yang agung :-)
Reply
 
 
# s.yanto.tn.-PTA.Kendari 2012-03-02 08:30
Selamat melaksanakan Bimtek Kompetensi Hakim, semoga ilmu yg diserap di meja bimbingan dpt dilaksanakan didaerah sekaligus dpt terwujudnya pemberdayaan hakim, terlebih HATI (khususnya) sebagai kawal depan MARI. Mudah-mudahan unt masa yang akan datang tdk lagi ditemui ungkapan bahwa HATI masih belum diberdayakan, sebagaimana kata-kata sambutan dari bp.Dir.Pembinaan Tenaga Teknis PA dlm acr pembukaan bimtek tsb. Semoga para peserta Bimtek selalu dlm lindungan Allah.SWT, sehat wal afiat tak kurang satu pun apa sampai selesainya acr. Amin.
Reply
 
 
# Aminuddin. Msy-Lhoksukon 2012-03-02 08:32
Betul Pak Purwo, itu yang kami alami di daerah ketika ada Bintek Dari Pusat maupun dari PTA masih berbeda-beda, belum ada keseragaman antara yang satu dan lainnya.

Saya sangat setuju, Ditjen Badilag membuat satu pedoman yang baku agar semua pelatihan yang dilakukan baik oleh Ditjen Badilag maupun satker di daerah semuanya seragam.

Tapi menurut Saya hal ini sangat sulit, karena para tutor memiliki karakter yang berbeda-beda, banyak yang lebih mengedepankan ego pribadinya. Saran dari Saya Ditjen Badilag lebih selektif untuk memilih peserta pelatihan Bintek orang-orang yg Visioner, kalau perlu peserta mengukuti psykotes.
Reply
 
 
# Ali Mhtrm@PA-Tj. Redeb 2012-03-02 08:57
Apakah kegiatan tersebut menggunakan sistem paperless? (Sebagaimana slogan yang digalakkan Pak Dirjen pada setiap agenda kegiatan)

Tapi yang terpenting, materi pembainaan nantinya dapat tersebar ke seluruh satket, hingga bagi yang tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut, bisa merasakan hasilnya.
Semoga kegiatan pembinaan tersebut berjalan lancara sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Moga sukses Selalu...
Reply
 
 
# samsul bahri 2012-03-02 09:15
Samsul Bahri, PA Subang.
Selamat mengikuti bintek, semoga menghasilkan kesamaan pandangan sehingga di tingkat pertama terjadi unifeid legal opinion. Lebih dari itu dalam pembinaan kebawah nantinya, semua hakim tinggi sama pendapatnya. Karena terus terang masih sering terjadi, kata Hakim Tinggi A begini, sedangkan kata Hakim Tinggi B lain lagi.. akibatnya yang dibawah bingung... ikut yang mana. Semoga semua ini bia diakhiri.
Reply
 
 
# lilik muliana WK PA Probolinggo 2012-03-02 10:32
semoga Bimtek yg dilakukan ditjen Badilag dapat menyamakan persepsi para Hakim Tinggi sbg pengawas di daerah, tdk kita pungkiri perbedaan selalu muncul ketika berbeda penyajinya shg membingungkan para satker.
Reply
 
 
# daswir tanjung pta bdg 2012-03-02 10:45
sekarang kita samakan persepsi antara pusat dan daerah, sistem bintek yang selama ini kita terapkan perlu dievaluasi,mungkin dalam masalah teknis terutama masalah Hukum Acara, kita libatkan bapak Hakim Agung kita dari Peradilan Umum, misal bapak Acha sunjaya, bapak Yahya Harahap karena mereka lebih ahli disamping pengajar dari kita, saya melihat disegi titel, kita berkembang, tetapi segi penerapan hukum Acara, kita akui masih tertinggal dan perlu banyak belajar , mungkin sistem yang diajarkan bapak hensyah, perlu digiatkan kembali.
Reply
 
 
# umi jak-bar 2012-03-02 11:00
Bpk dan ibu Hakim selamat mengikuti bintek semoga ilmu yang didapat dapat diaplikasikasikan secara nyata di peradilan agama masing-masing. Kepada Bpk Direktur Pembinaan Tenaga Teknnis langkah yang sangat tepat dgn sering mengadakan pelatihan seperti ini, semoga diikuti pelatihan utk teman-teman di kepaniteraan. Sebaiknya hasil dari pelatihan mendapat evaluasi sedcara berkala dari Badilag.
Reply
 
 
# S.Romlah Humaidy PTa Bdl 2012-03-02 12:36
Mari kita tunggu bersama hasil Bintek Kompetensi Hakim Peradilan Agama yg diikuti oleh para Wakil Ketua PTA, Hakim Tinggi yaitu orang-orang terpilih dan beken. semoga hasil Bintek Kompetensi tersebut dapat disampaikan kepada yg belum mengikuti Bintek sehingga dpt menambah wawasan berfikir guna menuju peradilan yg agung
Reply
 
 
# Paskinar Said PTA Jypr 2012-03-02 12:55
:lol: Saya sangat mendukung sekali bintek yang dilakukan saat ini, karena bintek saat ini adalah menyusun pedoman baku bagi Hakim Tinggi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan ke daerah. Karena saya sendiri saat ini mersakan sekali keberagaman pemahaman dari Hakim Tinggi dalam masalah pembinaan dan pengawsan terutama masalah teknis administrasi perkara. Masing-masing Hakim Tinggi bertahan dengan pendapatnya, sesuai dengan apa yang telah ia laksanakan pada PA di daerah asalnya masing-masing.
Untuk sebagai narasumber saya setuju dengan pendapat Pak Daswir Tanjung yaitu dengan melibatkan bapak-bapak yang begitu pakar seperti Bpk Yahya Harahab, Bpk Hensyah Syahlani dan lain-lain
Reply
 
 
# endang m, pta mataram 2012-03-02 13:25
para peserta bintek yg difokuskan thd "Hakim Tinggi sbg kawal depan Mahkamah Agung" ini, mudah2an sekembalinya ke daerah nanti dpt membagi ilmu dan pengalamannya kepada para Hakim dan HT lainnya di satkernya masing2...
Reply
 
 
# Alimuddin M.Mataram 2012-03-02 13:33
Peserta yang terpilih mengikuti BIMTEK dan semacamnya pada dasarnya merupakan duta dari daerah atau satkernya yang kelak akan menularkan ilmu dan skill yang diperolehnya. Yang menjadi persoalan ketika PESERTA tersebut pulang, seolah-olah apa yang diperoleh dalam BIMTEK itu hanya milik sendiri,karena mensosialisasikan kepada yang lain TIDAK MAKSIMAL. Kenapa tidak maksimal? faktornya banyak, bisa karena manajemen, bisa karena kemampuan penyerapan materi, bisa karena skill menyampaikan dstnya.
Reply
 
 
# MURTADLO PA DNPASAR 2012-03-02 14:34
Selamat peserta Bimtek,semoga hasilnya bisa menyamakan pandangan para hakim tinggi selaku pengawas daerah,suapaya memudahkan pembinaan di daerah.Dan sangat setuju program Pak Direktur Pembinaan Tenaga Teknis PA memperbanyak Bimtek Hakim Tinggi.Dalam rangka memberdayakan Pengadilan Tingkat Banding sebagai kawal depan MA.Semoga sukses.Amin.
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-03-02 17:48
dari segi kualitas, kemampuan secara keilmuan YM hakim tinggi lebih dari cukup, namun harus diakui juga tidak semuanya mempunyai kemampuan untuk mentransfer ilmu yang dimiliki secara baik, maka perlu kerja keras untuk menyamakan skill dalam hal transfer ilmu ini.
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Waka PA Kangean 2012-03-03 11:40
SEMOGA DENGAN ADANYA BINTEK KHUSUSNYA BAGI HAKIM TINGKAT BANDING ,DAPAT MEMBAWA ATMOSFIR BARU DALAM MELAKSANAAN PEMBINAAN BAGI PENGADILAN TINKAT PERTAMA YANG ADA DI DAERAH DAN TERPENCIL SEHINGGA DAPAT MEMBANTU MEMECAHKAN PERMASALAHAN YANG DIHADAPI PENGADILAN-PENGADILAN DI DAERAH, BAIK DERI SEGISDM,SARANA DAN PRASARANA SERTA TEKNIS ADMINISTRASI DAN YUSTISIAL LAINNYA.SEMOGA THEMA RAKERNAS 2011 YANG MENJADIKAN PTA SEBAGAI KAWAL DEPAN MA DAPAT TEREALISASI DENGAN BAIK. SEMOGA DAN SELAMAT BERBINTEK SEMOGA BERMANFAAT DAN LEBIH BAIK .AMIN
Reply
 
 
# Paranormal 2012-03-04 21:35
Ha ha ha perlu memang bintek bagi hakim tinggi supaya tambah tinggi gengsinya dalam melakukan pembinaan ke satker masing-masing.
Reply
 
 
# Roni - PTA Ptk 2012-03-05 07:40
Wakil Ketua PTA dan Hakim Tinggi hrs lebih diberdayakan, namun harus juga ada pedoman agar dimasing-masing Pengadilan tingkat Banding mempunyai persepsi yang sama.
Reply
 
 
# Drs.H.Fathur Rohman Ms.MH.*PA Bwi. 2012-03-05 08:54
Perlu difikirkan juga hakim tinggi kita yang kondisi fisiknya tidak fit lagi, beliau-beliau itu daya fikirnya masih bagus namun untuk terjun ke daerah-daerah perlu dipertimbangkan lebih jauh lagi;
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-03-05 11:22
sampai saat ini pengadilan tingkat banding sebagai kawal depan MA belum berjalan sebagaimana mestinya. mudah-mudahan bisa dicarikan solusinya, sehingga apa yang diharapkan bisa diwujudkan. semoga hasil dari bimbingan teknis kompetensi hakim peradilan agama, bisa kami nikmati.
Reply
 
 
# J.Arman. PA. Tnk 2012-03-06 14:41
Semoga penyamaan persepsi ini dibangun di atas komitmen kelembagaan dan idealisme yang mencerahkan. Amiin.
Reply
 
 
# Drs. Cece Rukmana, SH. WK.PA. Tigaraksa 2012-03-06 15:59
Bintek apaun yang dilaksanakan sudah barang tentu ada manfaatnya, karenanya kami mengucapkan selamat kepada para peserta bintek, semoga ilmu yang dimiliki semakin komplit dan semakin sempurna, mudah-mudahan nantinya bisa menterapkannya di tempat tugasnya masing, selain itu juga bisa membagikannya kepada kawan-kawan yang lainnya.
Reply
 
 
# Abdul Muin MS.Aceh 2012-03-07 10:27
Bimtek sangat penting untuk menyamakan persepsi dalam penanganan perkara, yang dalam kenyataannya di daerah (pengadilan tingkat pertama) bervariasi. Saya mengharapkan bimtek berkelanjutan. Yang tidak boleh dilupakan, para hakim yang telah mengikuti bimtek diberdayakan untuk di daerahnya masing-masing.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 636 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS