|
Anggaran Peradilan Agama Tahun 2012 Berkurang
Jakarta l Badilag.net
Pagu anggaran untuk peradilan agama tahun 2012 mengalami penurunan dibanding tahun 2011. Tahun ini pagu anggaran untuk program peningkatan manajemen peradilan agama berjumlah Rp 63,5 miliar atau berkurang sekitar Rp 1,5 miliar dibanding tahun 2011 yang berjumlah Rp 65 miliar. Pagu anggaran sebesar itu untuk Ditjen Badilag dan seluruh pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding di lingkungan peradilan agama.
Hal itu terungkap dalam acara Penyerahan Petunjuk Operasional Kegiatan atas DIPA Ditjen Badilag, Senin (16/1/2012). Acara ini dihadiri Dirjen Badilag, para pejabat II hingga eselon IV Ditjen Badilag.

Disaksikan Sekretaris Ditjen Badilag Farid Ismail, Dirjen Badilag Wahyu Widiana menyerahkan pagu anggaran kepada Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Purwosusilo.
Tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, tahun ini program peningkatan manajemen peradilan agama dibagi menjadi lima kegiatan. Kelimanya adalah kegiatan peningkatan manajemen peradilan agama; kegiatan pelayanan dan bantuan hukum di pengadilan agama; kegiatan pengembangan tenaga teknis peradilan agama; kegiatan peningkatan ketatalaksanaan perkara kasasi, peninjauan kembali dan kesyariahan; serta kegiatan dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Badilag.
Pagu anggaran untuk kegiatan pengembangan tenaga teknis peradilan agama mengalami kenaikan hampir 400 persen dari Rp 3,2 miliar pada tahun 2011 menjadi 15,9 miliar pada tahun ini.
Sebaliknya, pagu anggaran kegiatan dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Badilag mengalami penurunan cukup signifikan. Tahun lalu, anggaran kegiatan ini berjumlah Rp 36,9 miliar, sedangkan tahun ini berjumlah Rp 22,5 miliar atau berkurang hampir 39 persen.
Dua keadaan yang bertolak belakang itu terjadi lantaran tahun ini dilakukan pengalihan anggaran untuk pembayaran biaya mutasi. Sebelumnya, biaya mutasi berasal dari anggaran kegiatan dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Badilag. Sekarang, biaya mutasi berasal dari anggaran kegiatan pengembangan tenaga teknis peradilan agama.
Dengan penambahan anggaran kegiatan pengembangan tenaga teknis peradilan sebesar Rp 12,7 miliar dan pengurangan anggaran kegiatan dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Badilag sebesar Rp 14,4 miliar, dapat disimpulkan bahwa anggaran untuk biaya mutasi tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya.
Tabel perbandingan pagu anggaran tahun 2011 dan 2012

Keterangan: angka dalam ribuan.
Serapan anggaran
Secara keseluruhan, dari pagu Rp 130 miliar yang dialokasikan pada tahun 2011, realisasi anggaran mencapai 94 persen.
Pagu anggaran sebesar 130 miliar itu dibagi menjadi dua. Untuk Ditjen Badilag sebesar Rp Rp 91,6 miliar dan Rp 38,4 miliar untuk seluruh pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding di lingkungan peradilan agama.
Di Ditjen Badilag badilag terdapat empat unit kerja eselon II, yaitu Sekretariat Ditjen, Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama dan Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Agama.
Sementara itu, pada tahun 2011, pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan agama berjumlah 343 dan pengadilan tingkat banding berjumlah 29.
Program prioritas
Dirjen Badilag Wahyu Widiana mengatakan, tahun ini Ditjen Badilag akan melanjutkan program-program yang telah dicanangkan pada tahun sebelumnya.
“Selain melakukan kegiatan-kegiatan rutin, kita akan melaksanakan dan meningkatkan program-program prioritas pembaruan yang telah dirumuskan pada Rakernas MA 2011,” ujar Dirjen.
Program-program prioritas itu terdiri dari manajemen perkara, manajemen SDM, pengawasan dan pengaduan, pengembangan website, pelayanan publik dan meja informasi, serta justice for all yang terdiri dari fasilitas prodeo, sidang keliling dan posbakum.
(hermansyah I iwan kartiwan) | Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 55587 | 54 | | Kam. 17 | 2 | 0 | | Rab. 16 | 4 | 0 | | Sel. 15 | 3 | 0 | | Sen. 14 | 5 | 0 | | Ming. 13 | 6 | 0 | | Sab. 12 | 6 | 0 |
|
Comments
dengan anggaran 2012 difokuskan di bagian kegiatan pengembangan teknis diharapkan peningkatan sumber daya manusia bidang teknis peradilan lebih maksimal. terutama untuk mendukung program-program prioritas pembaruan yang diamanahkan rakernas MA 2011.
Sukses untuk badilag, sukses juga untuk kita semua.
Ini yang menggembirakan bagi SDM Warga Peradilan Agama, semoga sasarannya bukan hanya SDM di Badilag tetapi sampai kepada warga Peradilan Agama di bawah. Pelatihan bukan hanya hakim, tetapi PP dan Jsp masih sangat kurang. Pelatihan manajemen pengembangan Website juga perlu diadakan. Jika 2012 ini usulan saya terlaksana maka kemajuan dan kesejahteraan warga peradilan agama semakin merata.