|
2200 Tenaga Teknis PA akan Mendapat Mutasi Tahun Ini
Jakarta|badilag.net (17/01/2012)
Ditjen Badilag akan melakukan mutasi terhadap 2200 tenaga teknis peradilan agama pada tahun 2012 ini. Mereka ini terdiri dari hakim, pimpinan pengadilan dan pejabat kepaniteraan pada pengadilan tingkat pertama maupun tingkat banding.
“Dalam rangka penyegaran dan untuk mengisi kekosongan jabatan kita akan melakukan promosi dan mutasi terhadap sekitar 2200 tenaga teknis pada tahun ini yang akan terbagi dalam tiga tahap,” ungkap Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Drs. H. Purwosusilo, SH., MH. kepada redaktur badilag.net di ruang kerjanya, Selasa siang (17/1/2011).
Namun dari total angka tersebut, dia tidak merinci lebih jauh berapa jumlah untuk hakim dan kepaniteraan yang akan dimutasi tahun ini.
Agar tidak terjadi kasus tenaga teknis yang telah lama di satu satker akan tetapi tidak dimutasi, Purwosusilo meminta agar mereka memeriksa data masing-masing di SIMPEG Online. Hal tersebut dikarenakan masih banyak data tenaga teknis yang belum diisi lengkap misalkan pangkat/golongan terakhir, jabatan terakhir dan lain sebagainya.
“Kami minta teman-teman di daerah (tenaga teknis, red) agar mengecek data masing-masing di SIMPEG Online,” jelasnya. Kita juga akan melakukan kegiatan konsultasi ke daerah untuk berkoordinasi dengan pimpinan PTA membahas rencana promosi/mutasi, imbuhnya.
Biaya Pindah Akan Dibayarkan Tepat Waktu
Purwosusilo berjanji pada tahun 2012 ini biaya pindah bagi tenaga teknis yang dimutasi akan dibayarkan tepat pada waktunya. Dia mengatakan bahwa pada tahun 2011 kemarin, dari total dana 14 Miliar yang dianggarkan Ditjen Badilag untuk biaya pindah, 100% telah terserap semua di akhir tahun.
“Insya Allah untuk tahun ini, kita akan bayarkan biaya pindah kepada tenaga teknis yang dimutasi tepat pada waktunya, ungkapnya. Bahkan sebelum yang bersangkutan menerima SK mutasi, akan kita usahakan biaya pindah sudah mereka terima, tegasnya dengan penuh keyakinan.
Purwosusilo juga menjelaskan masih adanya biaya mutasi yang terlambat dibayarkan pada mutasi tahun 2011 kemarin, hal tersebut dikarenakan kesalahan teknis yang dilakukan oleh teman-teman di daerah sendiri.
“Yang terlambat dibayarkan biaya mutasinya karena kemarin masih ditemukan kesalahan pengiriman nomor rekening yang bersangkutan, selain itu pengiriman berkas persyaratan melampaui batas waktu yang telah kita tentukan,” ungkapnya. Namun hal tersebut sudah terselesaikan semuanya walaupun terlambat, tegasnya.
Yang Sudah Tiga Tahun Siap-Siap Untuk Dipindahkan
Dalam rangka penyegaran dan juga melakukan pola mutasi yang ideal, Ditjen Badilag akan terus melakukan pembenahan. Tenaga teknis yang telah lama di satu satker harus segera dilakukan mutasi, Purwosusilo mencontohkan bahwa untuk sekarang ini, minimal tiga tahun hakim yang telah bertugas pada satu satker harus sudah dipindahkan.
Untuk melakukan hal tersebut, dari tahun ke tahun Ditjen Badilag terus melakukan rasionalisasi tenaga teknis berdasarkan jumlah perkara yang ditangani di satu satker. Ia menjelaskan, selama ini dari total perkara yang ditangani oleh Pengadilan Agama seluruh Indonesia, 70% nya berada di jawa dan 30% sisanya berada di luar jawa namun jumlah hakim yang menangani perkara yang berada dijawa tersebut lebih sedikit dibandingkan yang ada diluar jawa.
“Kita sudah lakukan pola mutasi tersebut kepada hakim tinggi yang telah dimutasi tahun 2008 dan tahun sebelumnya, begitu pula dengan hakim pada pengadilan tingkat pertama dengan tetap memperhatikan formasi yang ada di satu satker,” ungkap Purwosusilo. Setelah itu, minimal dua tahun setelah bertugas di satker baru, mereka akan dimutasi lagi mendekat asal hakim yang bersangkutan, tegasnya.
Ketika ditanya mengenai harapan kedepan, Purwosusilo mengatakan bahwa antara Ditjen Badilag dengan satker di daerah merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan harus saling berkoordinasi. Satker di daerah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sedangkan Ditjen Badilag berusaha semaksimal mungkin memperhatikan kesejahteraan mereka dalam hal promosi, mutasi, kenaikan pangkat, diklat-diklat sehingga tupoksi di pengadilan dapat berjalan lancar.
“Selain sebagai penyegaran, promosi dan mutasi merupakan bagian dari kesejahteraan tenaga teknis di daerah,” pungkasnya. (ws) | Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 33211 | 173 | | Kam. 17 | 2 | 0 | | Rab. 16 | 4 | 0 | | Sel. 15 | 6 | 0 | | Sen. 14 | 10 | 0 | | Ming. 13 | 9 | 0 | | Sab. 12 | 14 | 0 |
|
Comments
semoga apa yang dihajatkan dapat terwujud
Alfatihah 3x
Berita gembira yg menyegarkan pagi ini....
Besar harapan kami terbawa pada gelombang mutasi tahun ini mendekat ke daerah asal... amiin.
Semoga program Badilag cq.Binganis lancar2 saja serta mendapat dukungan dari mereka yg terkait... Salam untuk pak Purwo....Salut deh....
Truss gimana nrobosnya...???
saran aja...liat struktur organisasi MA dan tupoksinya
Sukses selalu.. Badilag..
1. pola mutasi dan promosi yang jelas, tapi tentu Badilag sudah ada pola;
2. mutasi beresensikan peningkatan berbagai hal, seperti kinerja, kesejahteraan dan juga silaturahim keluarga
amin
Harapan kita semoga mutasi ini dipertimbangkan asal daerah dan keluarga yang dimutasikan supaya tidak "memisahkannya" agar semangat kerja semakin meningkat, dan harapan agar biaya pindah disesuaikan/ dirasionalisasikan dengan jarak pindahnya(disamakan dengan PN, sehingga tidak "menzhalimi" yang dimutasikan.
selamat dan sukses terus Badilag.
Wassalam.
(Yusnardi,S.HI/PA.Mempawah)
Sepertinya terdapat ketidakcocokan koment yang sy kirim. Izinkan saya meluruskan...
Dalam rangka penyegaran dan juga melakukan pola mutasi yang ideal, kami mendukung program Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilag, Bpk. Drs. H. Purwosusilo, SH.MH. Semoga perencanaan yang sudah ditata dgn baik itu bisa terealisasi.. Amiin..
pengen ngerasain Kuliah....
masa golongan II sampai 16 tahun....
trus,,,,,,,,
bagi kesekretariatan......?
Selamat dan sukses buat pak Dirjen dan jajarannya.
Niscaya Niat pak Direktur untuk membawa arah Promosi dan Mutasi menuju Sistem yg ideal akan membawa berkah buat semua warga PA... namun yg sy harapkan Skala Prioritas dan Kuantitas Perkara perlu menjadi perhatian dan patokan.. "Syarat" tak terlalu penting...yang terpenting mungkin "Dipandang cakap", artinya bila seseorg dipandang cakap untuk dimutasikan ke Kota yg kuantitas perkaranya lebih bnyk ya monggo dipromosikan...krn kalo hny syarat yg menjadi patokan...terbukti selama ini kurang efektif... MAJU TRS BADILAGKU.... (Hakim PA.Muara Bulian)
Kabar ini merupakan pencerahan sekali gus harapan bagi hakim di seluruh Indonesia yang ingin mutasi terutama yangmau masuk Jawa. Semoga program seperti ini tidak hanya di atas kertas, tidak akan berubah meski berganti pejabatnya. JADILAH INI SEBAGAI KEPUTUSAN YANG JADI SISTEM UNTUK KE DEPAN JADI LEBIH BAIK DAN TRANSPARAN. Amin.
Mdh2n benar2 menyegarkan...
Amiin Ya Allah!!!
Sukses untuk bapak Direktur....
Saya sangat bersyukur, dengan kesungguhan dan keseriusan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Drs. H. Purwosusilo, SH., MH, memperhatikan kami yang ada di daerah, saya hakim PA Poso pak, mudah-mudahan bapak memberikan kesempatan kepada saya mutasi di tahun 2012 ini ke wil PTA Pontianak, atas perkenan bapak diucapkan terima kasih
Kami menyambut baik atas pernyataan pak Direktur bhw 3 tahun minimal harus mutasi adalah suatu kemajuan yang luar biasa tuk Peradilan Agama.Selamat dan sukses untuk pak Direktur...Namun saya sarankan juga bagi Hakim yang pangkatnya sudah mentok di Klas II dapat dimutasi di Klas IB atau Klas IA !
Para pengambil kebijakan, jadilan "IMAAMUN 'AADILUN".-
kalao tidak salah untuk persiapan mutasi ada surat edaran yang mendata hakim dan atau isterinya yang menderita sakit. mutasi tahun 2011 kemarin banyak yang sakit dan "banding" mutasinya dikabulkan. Mudah-mudahan ini pelajaran bagi agar pengambil kebijakan benar-benar bijak, dan bagi tenaga yang akan dimutasi, hendaknhya jujur pada diri sendiri....Semoga semuanya berakhir baik untuk penegakan hukum Allah di bumi Pancasila ini....
Saya termasuk orang yang sangat berhajat dengan rencana besar ini, semoga tidak 'meleset' lagi, karena sudah sejak 2006 saya di Tarakan, Kaltim.
Ma'assalamah *)
..Aamiin ya Allah Engkau Maha Mndngar...