Jumat, 25 April 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Kegiatan Orientasi Hisab Rukyat Yogyakarta | (25/4)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Kegiatan Rapat Konsultasi Evaluasi Realisasi Anggaran Triwulan I tahun 2014 dan Penyusunan Renja 2015 | (23/4)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 5 | (17/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Diklat Hakim Ekonomi Syari'ah Tahun 2014 | (16/4) 
PENGUMUMAN : Ralat Perubahan Tempat Kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi Peradilan Agama Angkatan II tahun 2014 | (15/04)
PENGUMUMAN : Permohonan Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun 2014|(14/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Administrasi Peradilan Agama Angkatan II | (11/4)

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Pemantapan Kode Etik dan Perilaku Hakim Dari Komisi Yudisial | (11/4)
PENGUMUMAN : Format BAS dan Putusan | (8/4)

PENGUMUMAN : Hasil Rapat Pimpinan dan TPM Mahkamah Agung RI | (8/4) 
PENGUMUMAN : Penulisan Nama, NIP dan Tempat/Tanggal Lahir dalam Aplikasi SIMPEG Online | (1/4)
PENGUMUMAN : Optimalisasi Aplikasi SIADPTA Plus | (27/3)

PENGUMUMAN : Verifikasi dan Validasi Data Kepegawaian 2014 | (21/03)
VIDEO : Kuliah Berseri Peradilan Agama -- Seri 4 | (21/03)
PENGUMUMAN : Usulan Rencana Kinerja Tahunan DIPA 04 Ditjen Badilag | (21/03)
VIDEO: Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 3 | (17/3)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Sosialisasi Hukum Acara Ekonomi Syariah (KHAES) | (17/3)
PENGUMUMAN : Pembaharuan Data SDM Berbahasa Asing | (17/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Workshop Bagi Hakim Pengadilan Agama | (14/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Peningkatan Tenaga Teknis Pemberkasan Perkara Kasasi/PK di Bandar Lampung | (14/3)
SURAT EDARAN : Pemberitahuan (PENIPUAN) | (14/3)




Tambahkan ke Google Reader
Sosialisasi Hasil Rakor Ketua PA Wilayah PTA Makassar di PA Sengkang | (7/5) PDF Cetak E-mail
Senin, 07 Mei 2012 09:15

Sosialisasi Hasil Rakor Ketua PA Wilayah PTA Makassar di PA Sengkang

Sengkang | PA Sengkang

Senin tanggal 1 Mei 2012, bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Sengkang, diadakan sosialisasi hasil rapat kordinasi ketua PA. sewilayah PTA. Makassar  yang berlangsung di Ruang Rapat PTA Makassar pada tanggal 30 April 2012.

Pada awal acara, ketua Pengadilan Agama Sengkang, Dra. Hj. Harijah Damis, M.H. mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah swt. atas karunia dan hidayahNYA, sehingga dapat mengikuti acara tersebut dalam keadaan sehat wal afiat dan pada hari ini diadakan sosialisasi.

Selanjutnya Harijah Damis menjelaskan bahwa di awal acara, ketua PTA. Makassar menyampaikan  pesan  Pak TUADA Agama bahwa hakim harus bercita-cita untuk menjadi hakim Agung.

Setelah terjadi diskusi dengan mengaitkan prosedur dan kriteria untuk maju sebagai calon hakim agung, ada peserta yang berkomentar bahwa bercita-cita menjadi hakim baginya baikan pungguk merindukan rembulan.  Mengapa? Umurnya hampir 60 tahun, ketua kelas II, sehingga syarat untuk hakin tinggi saja hampir lewat batas umurnya, apalagi menjadi calon hakim agung.

Itulah sebabnya Wakil ketua PTA Makassar menyatakan bahwa pesan itu harus ditapsirkan sebagai dorongan untuk menambah wawasan, melanjutkan kuliah, khususnya S3 bagi yang telah S2. Syarat untuk maju sebagai calon hakim agung karena adalah harus menjadi hakim tinggi lebih dahulu selama 3 tahun.  Untuk pengangkatan hakim tinggi saja harus ketua kelas I dan atau hakim kelas I A yang pernah ketua di PA. kelas II.

Selain itu, salah hal  hangat yang diangkat dalam Rakor tersebut adalah wacana perubahan Undang-Undang Kehakiman tentang “apabila putusan hakim salah, akan disidang di DPR”.  Issu ini langsung menjadi bahan diskusi  yang hangat. Wacana ini adalah bentuk intervensi dan pengaruh  terhadap indepensi lembaga peradilan.  Adanya intervensi dan pengaruh terhadap independensi lembaga peradilan menjadikan penegakan hukum menjadi carut marut.  Yang perlu diperketat adalah pengawasan terhadap prilaku hakim.

Hal lain yang hangat, adalah tentang NTCR yang upaya hukumnya hanya sampai tingkat banding. Mengapa hal ini menjadi hangat? Karena  hak setiap warga Negara yang bermaksud mencari keadilan sampai tingkat pengadilan tertinggi.  Harijah damis menjelaskan bahwa kalaupun itu dimaksudkan untuk mengurangi tunggakan perkara di Mahkamah Agung, maka bukankah sudah ada PERMA Mahkamah Agung RI. yang mengatur tentang kewajiban menempuh proses  mediasi.

Berbicara tentang perceraian, yang banyak korban adalah perempuan.  Salah satu sisi apabila ada pembatasan perkara perceraian hanya sampai tingkat banding, maka yang banyak dikorbankan haknya untuk mencari keadilan sampai ke tingkat pengadilan tertinggi adalah perempuan.  Perempuan selalu dalam posisi termarjinalkan.

Pada bagian akhir, Harijah Damis menjelaskan rapat kordinasi yang dikuti sekaligus juga evaluasi  dalam berbagai hal terkait dengan tupoksi kita antara lain:

  1. Cheklist pengiriman salinan putusan Mahkamah Agung RI.
  2. Cheklist permasalahan permohonan kasasi dan PK.
  3. Prosentase ketepatan pengiriman berkas banding dan PA. Sengkang 100 persen tepat waktu.
  4. Laporan Aplikasi BAPENAS TRIWULAN 2012 dan PA. Sengkang juga tepat waktu.
  5. Daptar nomor perkara yang belum dikirim relaasnya pemberitahuan putusan bandingnya ke PTA. Makassar dan Perkara PA. Sengkang tidak ada daptar evaluasi.

Adapun item-item yang ada catatan kecilnya untuk PA. Sengkang adalah tentang rekap absen ada kesalahan kecil dan direktori putusan yang masih kosong.  Untuk item tersebut, pengololahnya telah menyatakan dalam rapat soasialisasi untuk segera mengadakan perbaikan dan untuk direktori putusan akan dilakukan juga mulai hari.

Kendalanya adalah adanya rangkap jabatan karena kekurangan pegawai.  Untuk Admin siadpa merangkap admin web PA. Sengkang dan juga merangkap kasir dan juru sita pengganti.  Kaur Kepegawaian merangkap panitera pengganti.

Wasslalam

Libraa.

TanggalViewsComments
Total6672
Jum. 2510
Sel. 2230
Kam. 1710
Rab. 1610
Ming. 1310
Sab. 1210
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# muhammad takdir 2012-05-07 20:00
semangat PA. Sengkang. maju terus.
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-05-08 08:50
Ditinjau dari KMA (yang lama maupun yang baru) tentang keterbukaan informasi di lingk.MA dan badan-badan peradilan di bawahnya, ke-kosongan direktori putusan bukan persoalan kecil. Tapi kalau SDM-nya tidak tersedia, di situ masalahnya. Semoga lebih sukses lagi!
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1220 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS