Rabu, 23 April 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Kegiatan Rapat Konsultasi Evaluasi Realisasi Anggaran Triwulan I tahun 2014 dan Penyusunan Renja 2015 | (23/4)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 5 | (17/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Diklat Hakim Ekonomi Syari'ah Tahun 2014 | (16/4)
PENGUMUMAN : Ralat Perubahan Tempat Kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi Peradilan Agama Angkatan II tahun 2014 | (15/04)
PENGUMUMAN : Permohonan Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun 2014|(14/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Administrasi Peradilan Agama Angkatan II | (11/4)

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Pemantapan Kode Etik dan Perilaku Hakim Dari Komisi Yudisial | (11/4)
PENGUMUMAN : Format BAS dan Putusan | (8/4)

PENGUMUMAN : Hasil Rapat Pimpinan dan TPM Mahkamah Agung RI | (8/4)
PENGUMUMAN : Penulisan Nama, NIP dan Tempat/Tanggal Lahir dalam Aplikasi SIMPEG Online | (1/4)
PENGUMUMAN : Optimalisasi Aplikasi SIADPTA Plus | (27/3)

PENGUMUMAN : Verifikasi dan Validasi Data Kepegawaian 2014 | (21/03)
VIDEO : Kuliah Berseri Peradilan Agama -- Seri 4 | (21/03)
PENGUMUMAN : Usulan Rencana Kinerja Tahunan DIPA 04 Ditjen Badilag | (21/03)
VIDEO: Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 3 | (17/3)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Sosialisasi Hukum Acara Ekonomi Syariah (KHAES) | (17/3)
PENGUMUMAN : Pembaharuan Data SDM Berbahasa Asing | (17/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Workshop Bagi Hakim Pengadilan Agama | (14/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Peningkatan Tenaga Teknis Pemberkasan Perkara Kasasi/PK di Bandar Lampung | (14/3)
SURAT EDARAN : Pemberitahuan (PENIPUAN) | (14/3)




Tambahkan ke Google Reader
Undang-Undang Perkawinan, antara Sejarah dan Agenda Oleh Alimuddin, SHi (31/3) PDF Cetak E-mail
Senin, 02 April 2012 08:44

UNDANG-UNDANG PERKAWINAN, ANTARA SEJARAH DAN AGENDA

ALIMUDDIN, SHI[1]

PROLOG

Jumat 17 Februari 2012 Masehi, bertepatan dengan tanggal 24 Rabiul Awal 1433 Hijriah, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan yang revolusioner sepanjang sejarah MK di republik ini. Sebagaimana dilangsir vivanews.com, Mahfud menilai putusan MK ini sangat penting dan revolusioner. Sejak MK mengetok palu, semua anak yang lahir di luar perkawinan resmi, mempunyai hubungan darah dan perdata dengan ayah mereka. Di luar pernikahan resmi yang dimaksud Mahfud ini termasuk kawin siri, perselingkuhan, dan hidup bersama tanpa ikatan pernikahan atau samen leven. [2]

Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian pengujian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Uji materi Pasal 2 ayat (2) dan Pasal 43 ayat (1) ini diajukan oleh Machica Mochtar. Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menyatakan,  “Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya”, bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


selengkapnya KLIK DISINI


TanggalViewsComments
Total23967
Rab. 2310
Sab. 1920
Kam. 1710
Rab. 1610
Sel. 1510
Sab. 1220
 

Comments 

 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-04-02 17:43
Untuk itu, benteng kita sudah jebol, ya di MK itu lah bentengnya, saat ini kita sering mernyaksikan kemaksiatan, didepan mata, maka dengan putusan MK itu, secara tidak langsung efek sosiologisnya, bisa menjurus ke penghalalan hubungan tanpa status, nikah sirri, yang saat ini marak dan poligami sirri, karena itu kita prihatiiiiiiiiin.
Reply
 
 
# sandhy PA Bojonegoro 2012-04-03 07:25
Mohon TIM Redaksi Badilag. Saya tidak bisa mendownload artikel ini...
Kelihatannya menarik untuk dibaca......
Reply
 
 
# andi muliany hasyim 2012-04-03 17:56
kepingin baca selengkapnya tapi ga bisa, gimana ya ini menarik untuk dibaca
Reply
 
 
# D.ABDULLAH/KPA CIREBON 2012-04-05 13:06
Benar-para Hakim PA harus menyikapi UU MK.No.46/PPU-VIII/2010 tanggal 17 Februari 2012 ini secara CERDAS,ARIF,VISIONER DAN MEMPUNYAI SENSE OF JUSTISE
Reply
 
 
# m.kahfi PA Klaten 2012-04-08 14:41
semoga cepat lahirhukum materiil Peradilan Agama sebagai acuan para hakim dalam memutus perkara
Reply
 
 
# kang ujang ti kawali 2012-04-09 15:14
akan senantiasa terjadi proses saling tarik-menarik sesuai dengan kepentingan anak bangsa. Bravo NKRI. ditunggu UU materil Peradilan Agama. Semoga kehadirannya tidak menyisakan masalah.
Reply
 
 
# Rahman 2013-02-25 18:05
Assalamu Alaikum :-)
apa hukumnya jika seorang lelaki telah menghamili seorang perempuan da laki-laki tersebut tidak mau bertanggu jawab ?....
mohon petunjuknya
kirim ke ymail saya(rahman.kerren@yahoo.com) :lol:
mohon pertolongannya. :-x
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 773 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS